javascript hit counter

Cara-cara Unik Merayakan Hari Natal di Beberapa Negara

Natal, biasanya sangat identik dengan warna merah, hijau, dan putih, hadiah, liburan, dan pohon cemara. Natal merupakan perayaan hari besar umat Nasrani yang dirayakan setiap tahun pada tanggal 25 Desember. Bagi umat Nasrani, Natal merupakan hari sukacita untuk menyambut kelahiran Tuhan Yesus. Para umat kristiani pada umumnya menyambut hari natal dengan berbagai cara.

Ada yang menghias pohon natal, membuat kue, atau melakukan perjalanan liburan ke tempat tertentu, dimana suasana natal sangat lebih terasa. Semua tergantung pada orang yang merayakannya. Di Indonesia, Natal identik dengan liburan panjang. Liburan ini tentu saja merupakan hal yang sangat menyenangkan dan ditunggu-tunggu oleh semua orang. Liburan ini dimaksudkan untuk menghormati para pemeluk agama kristen yang ada di Indonesia.

Biasanya, natal memiliki tradisi yang berbeda-beda antara negara yang satu dengan yang lainnya di seluruh dunia. Umat Kristen di seluruh dunia memang sama-sama merayakan hari kelahiran Tuhan Yesus ini, namun tradisi perayaan yang dilakukan di setiap negara tentu berbeda-beda.

Berikut ini adalah beberapa tradisi natal yang dilakukan di beberapa negara, saat hari natal tiba:

1. Ukraina

Negara Ukraina merupakan salah satu negara di belahan Eropa Timur. Negara ini memiliki sebuah legenda tentang seorang janda miskin yang mendapatkan sebuah pohon cemara di pekarangan rumahnya. Pohon itu kemudian dijadikannya sebagai pohon Natal, namun ia tidak mempunyai cukup uang untuk membeli hiasan-hiasan natal untuk pohon cemaranya tersebut. Saat ia bangun di pagi Natal, seekor laba-laba merangkaikan jaring-jaring di sekitar pohon cemaranya sebagai dekorasi pohon tersebut, dan ketika jaring-jaring tersebut terkena cahaya matahari, pohon natal tersebut menjadi sangat indah dengan warna perak dan emas akibat pantulan cahaya matahari.

Berdasarkan legenda tersebut, maka warga Ukraina memiliki sebuah tradisi unik seperti menyembunyikan jaring laba-laba di dalam pohon Natal, dan bagi yang bisa menemukannya di hari Natal, dipercaya akan mendapatkan keberuntungan di tahun berikutnya.

2. Iran

Tradisi natal yang berbeda juga dilakukan oleh masyarakat diĀ Iran. Jika umat Muslim menjalani puasa sebelum merayakan Hari Raya Idul Fitri, maka umat Kristiani di Iran juga melakukan ha yang sama. Mereka menyebutnya dengan puasa kecil, yaitu puasa yang dijalani mulai tanggal 1 Desember.

Selain berpuasa, umat kristiani di Iran juga tidak mengkonsumsi daging, sampai hari natal tiba. Barulah pada tanggal 25 Desember, tiap keluarga akan menggelar pesta, dan menyajikan makanan dari bahan ayam yang disebut harasa. Berbeda dengan kebiasaan Natal pada umumnya yang identik dengan acara tukar kado, masyarakat Iran tidak melakukannya. Hanya anak-anak yang masih kecil yang mendapatkan kado saat perayaan Natal berlangsung.

3. Meksiko

Boneka Pinata sebagai tradisi natal di Meksiko

Saat hari natal tiba, masyarakat Meksiko biasanya merayakan natal dengan mengadakan festival sembilan hari. Selama festival berlangsung, setiap rumah di Meksiko akan menggantung boneka pinata yang berisi permen dan berbagai hadiah Natal lainnya. yang unik di sini adalah, tiap tamu yang berkunjung untuk mengucapkan selamat Natal, berhak untuk memecahkan salah satu pinata, dan memiliki hadiah di dalamnya.

Selain festival sembilan hari, warga Meksiko juga melakukan berbagai perayaan yang dimulai sejak 16 Desember hingga 6 Januari, diantaranya Twelfth Night, Epiphany, dan Three Kings Day.

4. Inggris

Selain melakukan misa ke Gereja, makan malam bersama dan saling tukar hadiah saat merayakan Natal, Inggris juga ternyata memiliki tradisi unik lainnya. Sejak 1847, orang inggris akan mematahkan crackers atau semacam kue panjang yang didalamnya terdapat sebuah karton pada hari natal. Puding yang berisikan buah kering dan kacang-kacangan merupakan hidangan wajib untuk merayakan Natal. Uniknya, saat proses pengadukan puding, si pembuat harus mengaduk puding searah jarum jam sambil membuat permohonan agar dikabulkan. Selain puding, plum dan pie juga menjadi hidangan yang wajib disajikan saat makan malam sambil merayakan Natal bersama keluarga.

5. Jepang

Tradisi makan ayam crispy di jepang saat natal

Bagi orang-orang Jepang, Natal adalah saat bagi warga Jepang untuk menikmati ayam goreng crispy buatan restoran terkenal asal Amerika. Di Jepang, unggas termasuk binatang langka, sehingga mengkonsumsi ayam goreng crispy merupakan hal yang sangat jarang dilakukan. Karena itu, sampai sekarang, masyakarat Jepang rela mengantri hingga sebulan sebelum perayaan Natal untuk memesan ayam goreng dan bisa menikmatinya saat makan malam Natal.

6. India

Masyarakat di India memang didominasi oleh agama Hindu dan Islam, tapi beberapa masyarakatnya ada juga yang beragama Kristen. Karena di negara ini tidak ada pohon cemara, maka masyarakat di India menggantinya dengan pohon mangga atau pisang, yang dihias layaknya pohon Natal pada umumnya. Beberapa orang bahkan mendekor rumah mereka dengan daun mangga.

7. Denmark

Tradisi menari mengelilingi pohon Natal saat merayakan Hari Natal, merupakan tradisi natal yang masih terus dilakukan oleh masyarakat di Denmark. Biasanya, semua keluarga saling bergandengan tangan mengelilingi pohon Natal sambil menyanyikan lagu Natal, dan akan berhenti saat lilin yang diletakkan di atas pohon mati, atau saat anak terkecil di dalam keluarga tersebut mulai bosan dan menangis. Yang unik dari ritual ini adalah, bila anggota keluarga masih kurang banyak untuk membentuk lingkaran mengelilingi pohon Natal maka diperbolehkan untuk melengkapi lingkaran tersebut dengan boneka teddy bear.

8. Australia

Saat Natal, masyarakat di negara Kangguru ini sedang mengalami musim panas, sehingga perayaannya lebih banyak dilakukan di luar ruangan. Sehari sesudah Natal, biasanya diadakan permainan kriket dan perlombaan perahu dayung (yacht) dari Sydney ke Hobart. Lomba perahu dayung ini merupakan acara olahraga yang penting dalam perayaan Natal mereka. Selain itu, mereka juga mengadakan acara makan bersama keluarga dan menyajikan barbeque untuk makan siang, dengan bahan berupa daging sapi, udang atau ayam.

Categories: unique