javascript hit counter

“Wembley Angker” Chelsea Permalukan Tottenham

Hallo para pecinta sepakbola, kali ini kita akan membahas jalannya pertandingan yang menarik antara Chelsea vs Tottenham Hostspurs dalam lanjutan liga Priemer Luegue pada musin 2017 pada tanggal 20 pukul 22.00 Wib tadi malam yang telah disiarkan langsung oleh salah satu stasiun televisi, yakni RCTI. Dalam lanjutan laga tersebut Chelsea yang bertandang ke Wembley tepatnya bermain dikandang Tottenham Hotspurs.

Namun dalam laga ini Chelsea yang sedang mengalami penurunan stamina pemain dan akumulasi kartu yang diterima oleh Cesc Fabregas, Garry Cahill, pada sebelumnya mereka berhadapan dengan Brunley di Stamford Bridge pada kemarin malam. Namun dengan begitu, Chelsea yang hanya menghandalkan pemain lapis duanya berharap bisa mempermalukan Spurs di sarangnya sendiri.

Meskipun tidak didampingi oleh beberapa pemain inti Chelsea, ternyata tetap saja The Blues berhasil menaklukkan Tottenham Hotspurs di depan para pendukungnya dengan hasil skor akhir 2-1, di Wembley pada hari minggu 21 Agustus 2017 yang berlangsung tadi malam. Dua goal yang bersarang ke gawang spurs, berhasil dicetak oleh Marcos Alonso yang melesak ke gawang spurs.

Namun goal spurs semata wayang itu berasal dari goal bunuh diri Michy Batshuayi yang awalnya ingin membuang bola dengan menyundulnya tetapi bola yang enggan keluar dari mulut gawang, malah masuk ke gawang Chelsea yang di punggawai kiper Coartouis. Penjaga gawang juga tidak bisa berbuat apa atas insiden goal bunuh diri tersebut. Pada saat itu juga, para skuad The Blues bahwa Wembley sangat angker bagi mereka, hal ini juga dikatakan para pemain Spurs bahwa kandangnya itu sendiri juga angker bagi skuad Spurs.

Dari hasil pertandingan yang telah berlangsung tadi malam ini, tentunya ada beberapa hal yang sangat menarik untuk kita ketahui loh para pecinta sepakbola. Ini sengaja saya rangkum untuk menampilkan beberapa hal yang tak diketahui dan tidak disadari para pecinta bola. Berikut hal-hal yang menarik :

Wembley Masih Angker Bagi Spurs

Memilih rumah bukan perkara mudah, selain dari aspek interior dan eksterior, faktor keamanan juga menjadi pertimbangan penting. Hal itulah yang mungkin terlewatkan oleh Spurs kala memilih Wembley sebagai markas mereka di musim ini akibat renovasi yang tengah dilakukan di White Hart Lane.

Sayangnya, Wembley bukanlah tempat yang ramah bagi Jan Vertonghen dan kawan-kawan. Dengan kekalahan ini, Spurs hanya berhasil mencatatkan satu kemenangan, sekali imbang dan delapan kali kalah di kandang Tim Nasional Inggris itu. Tak sampai di situ, mereka juga cuma berhasil mencetak 10 gol dan kemasukkan 21 dari total 10 laga terakhir di sana.

Marcos Alonso Sang Pahlawan

Tak dapat dipungkiri jika Alonso yang jadi pahlawan kemenangan Chelsea pada pertandingan tersebut. Sepasang gol yang dilesakkannya membuat The Blues akhirnya berhasil meraih poin penuh pertama mereka di musim ini. Tak hanya dari kontribusi gol saja, Alonso juga berperan dalam aksi bertahan dengan total 6 sapuan plus catatan 100% yang mencakup akurasi tembakan, tekel sukses dan take-ons. Sungguh aksi yang sangat diinginkan oleh para fans club itu sendiri.

Spurs Jadi Sahabat Mistar Gawang

Mendominasi pertandingan bukan jadi garansi keluar sebagai pemenang. Tak dipungkiri, keberpihakan Dewi Fortuna juga menjadi faktor penting untuk meraih kemenangan. Sepakan Kane contohnya, jika tak membentur mistar gawang mungkin ceritanya bakal berbeda. Spurs bisa saja unggul di akhir laga. Ya, sebenarnya mereka juga dapat dibilang beruntung lewat gol bunuh diri Batshuayi. Uniknya, jika dihitung dari awal musim lalu, Spurs merupakan kesebelasan terbanyak yang peluangnya paling kerap digagalkan tiang gawang sebanyak 24 kali.

Batshuayi Di Bawah Ekspektasi

Penampilan Batshuayi pada laga pramusim cukup meyakinkan setelah sukses melesakkan lima gol. Sejenak raihan tersebut membuat Antonio Conte tak perlu pusing untuk memikirkan pengganti Diego Costa atau mencari rekan sepadan bagi Alvaro Morata.

Tapi situasi menjadi berbeda saat musim 2017/2018 mulai bergulir. Tiga kali tampil membela Chelsea, ekspemain Olympique Marseille itu tak mampu mencetak satu gol pun. Alih-alih tampil impresif, Batshuayi justru mencetak gol bunuh diri di laga kali ini. Parahnya lagi, aksi itu dilakukannya setelah baru tiga menit masuk sebagai pemain pengganti.

Kane Masih Mandul

Mengapa pemain ini bsa dikatakan mandul ya ? Karena pada sebelumnya ia dua kali beruntun telah meraih gelar top-skorer Premier League adalah sebuah prestasi luar biasa. Itulah yang didapatkan oleh Kane kala menjadi pencetak gol terbanyak sejak musim 2015/2016. Namun dalam dua laga awal musim ini, Kane belum menunjukkan tanda-tanda sebagai penyerang haus gol di Premier League.

Penampilannya di pertandingan kali ini lebih buruk ketimbang laga sebelumnya kontra Newcastle. Kane telah mencatatkan 8 tembakan, namun tak ada yang berbuah gol.

Itulah hal-hal yang menarik dan jalannya pertandingan yang berlangsung tadi malam. Semoga bisa menambah wawasan para pecinta sepak bola di dunia Lapangan Hijau. Namun, saya juga ingin berpesan kepada rekan dan sodara sekalian. Jangan lupa juga untuk mencintai sepak bola yang telah bergulir di Indonesia ya. Akhir kata saya ucapkan banyak terimakasih atas perhatiannya.

“The ball is round, the game lasts ninety minutes and everything else is just theory.” Josef Herberger 

Categories: sport