javascript hit counter

11 Ujian Yang Sudah Menanti Usai Pernikahan, Mari Kita Simak

Setelah kita menikah mungkin yang ada dalam benak kita, hidup sudah terasa indah dan sempurna karena kita sudah memiliki pasangan hidup. Sebenrnya itu semua adalah awal dari hidup yang baru, memulai hidup setelah menikah itu menyatukan dua kepribadian dan dua pemikiran yang harus menjadi satu.

Bukan cuman tentang antara dua orang yang bersatu saja, secara ekonomi dan fisik juga harus mempersiapkan sesuatu yang baru untuk menciptakan kesejahteraan keluarga yang baru saja kita bangun.

Seperti yang akan kita bahas disini, 11 ujian yang akan menanti kita para suami/istri usai hari pernikahan, berikut ujian yang sudah menanti kita :

1. Untuk suami adalah masalah finansial yang harus dipikirkan karena akan bertambah

Yang pertama adalah masalah finansial dan memang para suami tidak bisa pungkiri lagi, dengan bertambahnya urusan keuangan kita, maka seorang suami harus lebih fokus dalam mencari untuk memenuhi keuangan agar tercukupi dan tidak serba kekurangan. Inilah yang pertama sudah menanti para lelaki usai pernikahan.

2. Untuk istri, sudah waktunya tidak manja lagi karena sudah ada seorang suami yang harus diperhatikan

Wanita bisa disebut seorang istri jika sudah lancar mengerti kebutuhan suami. Bisa memasak, mengurus rumah tangga, mengelola keuangan keluarga, memberi dukungan saat suami lelah serta dirundung masalah dan sebagainya. Ketika istri berkarir, kebutuhan suami dan keluarga tetaplah wajib menjadi prioritas nomor satu, itulah yang akan wanita jalani setelah pernikahan.

3. Ingat juga, masih ada orang tua dan mertua yang harus kita jaga

Menikah itu juga menyatukan dua keluarga yang berbeda. Dengan kata lain, kita perlu menyatukan dua tabiat yang berbeda. Kita perlu saling bekerja sama untuk menghapal kebiasaan orangtua kita masing-masing. Dengan membiasakan diri untuk menjaga dua keluarga, tentu akan jauh lebih mudah memperhatikan dan menjaga mereka.

4. Setelah menikah akan banyak sifat pasangan yang terbuka

Suka atau gak suka, kita juga memang harus bisa menerima segala sifat yang sebelum menikah tidak diketahui. Karena setelah menikah akan mengetahuinya semua sifat asli setiap pasangan, misalnya tidur mendengkur, mandinya lama dan suka kentut. Itulah yang akan kita ketahui setelah menikah.

5. Saat hamil sembilan bulan akan terasa berat jika tidak ada kerjasama yang kuat

Bila istri sedang hamil 9 bulan, saat-saat seperti inilah dibutuhkan kerjasama yang kuat karena istri perlu istrahat yang cukup, maka seorang suami menggantikan tugas istri seperti mencuci baju, mencuci piring dan menuruti keinginan istri. Bukan hal yang mudah juga buat seorang suami untuk melakukannya, suka tidak suka harus melakoninya.

6. Saat anak lahir, disitulah muncul tantangan jangka panjang yang lain

Saat ada bayi kecil yang sehat dan lucu di antara suami istri. Tapi dibalik itu, kita perlu mulai memikirkan perencanaan keuangan yang matang untuk membiayai kebutuhannya. Mulai dari susu, pakaian, hingga pendidikannya di masa depan. Agar anak tumbuh besar dan siap menantang dunia.

7. Setelah menikah, pulang ke rumah usai kerja adalah prioritas utama dalam kehidupan kita

Setelah menikah, apalagi sudah memilik anak, maka tidak bisa lagi menerima ajakan teman setelah bekerja karena sudah ada yang menunggu kepulangan seorang ayah dirumah, anak dan istrilah yang harus jadi prioritas setelah menikah.

8. Seiring bertambahnya usia anak, waktu bersamapun akan semakin berkurang

Semakin besar usia anak (dan semakin banyaknya anak yang dipunya), tentunya kebutuhan keluarga tidaklah sesimpel dahulu. Gak heran kalau waktu berdua juga semakin berkurang. Namun percayalah, ini merupakan saat-saat kita diuji. Yang satu diuji perjuangannya, yang satu diuji kesetiaannya, begitulah ujiannya yang akan kita hadapi nantinya.

9. Karir juga akan meningkat dengan tajam, namun godaan akan semakin bertambah

Semakin meninggkatnya karir maka semakin banyak pulak godaan-godaan yang akan mengusik, seperti menemukan rekan kerja baru yang lebih cantik atau tampan sedang dekat dengan kita, disitulah kesetiaan akan diuji setelah menikah. Jarang kita temukan orang bisa melewati ujian ini.

10. Belajar bagaimana caranya memantau anak tanpa mengekangnya, itu sangat susah

Perjuangan kita sebagai orang tua tidak berhenti sampai anak tumbuh dewasa saja, bahkan kita harus mengawasinya tanpa mengekangnya agar anak tidak salah memilih pergaulan dan bisa mengatur waktu. Ini adalah hal yang paling sulit mungkin karena si anak mulai mempunyai pola pikirnya sendiri.

11. Ketika anak telah memilih kehidupannya sendiri, percayalah kita akan selalu dibutuhkan olehnya

Disaat seperti inilah kita sebagai orang tua menuntaskan tanggung jawab kita kepada anak karena si anak sudah memilih jodohnya dan akan mengalami apa yang sudah pernah kita alami dulunya. Namun biarpun ia sudah memilih jalanya, sewaktu” ia akan membutuhkan peran orangtua, sederhana apapun itu.

Setelah membaca artikel ini bersiaplah untuk menghadapi itu semua setelah menikah, jika kita memahami dan bisa melalui ujian itu semuanya, maka bersiap juga untuk hidup bahagia selamanya.

Note : Sayangilah orangtua kita karena mengingat ujian yang pernah mereka lalui sesulit ini !!!

Categories: realitionship