javascript hit counter

Manfaat, Metode dan Waktu Yang Tepat Untuk Sunat

Apakah kamu sudah pernah disunatkan? Atau kamu belum sunat? Mungkin sunat ini bisa tergolongkan daftar ajaran agama juga ya guys. Namun, ada juga sebagian agama yang memang tidak mengharuskan umatnya untuk segera sunat. Sekarang saya akan sedikit mengupas secara tuntas tentang “Metode Dan Manfaat Sunat”. Sunat adalah proses pelepasan kulup atau kulit yang menyelubungi ujung penis.

Kalau kita bicara tentang sunat, sudah pasti seperti yang kamu ketahui ya guys. Bahwa di Indonesia proses sunat yang dilakukan pada anak laki-laki, tentunya disaat masih duduk di sekolah dasar. Ya’ memang sih, sunat tidak akan mempengaruhi atau berdampak pada keseburan seorang lelaki. Namun, salah satu manfaat dari sunat adalah membersihkan kotoran yang ada di pucuk kemaluan lelaki. Kebersihan adalah sebagian dari iman ya guys.

Nah, sekarang saya akan memulai inti dari isi artikel ini guys. Bagi yang belum mengetahui manfaat dari sunat, sudah pasti dalam hati kamu berkata. Kenapa sih kita harus sunat? Kapan Sunat itu sendiri dilakukan? Bagaimana sih teknik sunat? Tentu disini semua pertanyaan kamu itu akan saya jawab dengan adanya artikel ini untuk mengetahui semua tentang sunat, yuk simak guys. jika dari sisi medisnya.

Kenapa Sunat Diperlukan?

Bukan tanpa alasan juga, kenapa seorang manusia harus segera sunat. Karena banyak manfaat yang ada jika melakukan sunat. Dibawah ini juga terdapat manfaat bagi orang sudah menjalani proses sunat:

  • Berkurangnya risiko tertular infeksi penyakit seksual. Orang yang sudah menjalani sunat umumnya lebih sedikit risikonya untuk mengidap human papilloma virus (HPV), herpes, sifilis, atau penyakit menular seksual lain. Meski demikian, pria yang sudah menjalani sunat harus tetap melakukan hubungan seksual yang sehat dan aman.
  • Mencegah terjadinya penyakit pada penis seperti peradangan pada kepala atau kulup penis yang disebut fimosis, yaitu kondisi saat kulup penis yang tidak disunat sulit untuk ditarik.
  • Berkurangnya risiko infeksi saluran kemih yang dapat merujuk kepada masalah ginjal. Infeksi ini umumnya lebih sering terjadi pada orang yang tidak menjalani sunat.
  • Berkurangnya risiko kanker penis yang juga lebih jarang terjadi pada pria yang sudah disunat.
  • Mengurangi risiko kanker serviks pada pasangan. Risiko kanker serviks menurun pada wanita yang pasangannya telah menjalani sunat.
  • Membuat kesehatan penis lebih terjaga. Penis yang disunat lebih mudah dibersihkan, sehingga kesehatannya lebih terjamin dibandingkan yang tidak disunat.

Selain manfaat diatas yang telah disebutkan tadi, sunat juga memberikan solusi bagi penyakit tertentu yang memerlukan sunat sebagai metode penangan. Seperti terjadi Infeksi saluran kemih, tentu kondisi ini terjadi di akibatkan oleh bakteri yang berkumpul di dalam kulup dan kemudian akan menyebar ke sitem urine manusia. Biasanya, jika seseorang mengidap penyakit yang berisiko akan mengalami infeksi tersebut berulangkali, maka dengan adanya sunat, terkena infeksi akan bisa dikurangi dan ginjal pun akan terlindungi dari berbagai komplikasi.

Metode Sunat

Jika berbicara tentang Metode Sunat, kalau di Indonesia juga memiliki Tiga metode sunat yang paling umum digunakan para medis ya guys. Nah, jika hendak melakukan sunat atau kamu sebagai orangtua sudah pasti memerlukan membaca artikel ini. Karena kamu atau seorang anak harus mengetahui juga proses serta dan kekurangan masing-masing dari ke-tiga metode tersebut.

1. Dorsumsisi

Dorsumsisi merupakan metode Konvensional (Pada Umumnya) yang dilakukan dengan mengiris kulup yang melingkar hingga terlepas saat menggunakan gunting atau pisau bedah. Proses ini seperti yang sudah diketahui bahwa metode ini dilakukan pada anak dan orang dewasa dengan menyuntikkan bius lokal. Namun setiap metode sudah pasti ada kelebihan dan kekurangannya ya guys.

Kelebihan dari metode ini bisa diterapkan atau dilakukan pada pasien Hiperaktif dan Autis, serta bagi kamu yang memiliki penis kecil juga bisa menerapkan metode ini loh. Jadi bagi kamu yang memiliki penis kecil tidak perlu takut dengan metode ini ya guys. Sementara itu, dibalik kelebihannya tentu juga sudah pasti ada kekurangannya.

Kekurangan Dorsumsisi ini sendiri antara lain yakni, akan mengalami proses penyembuhan yang cukup lama, setelah sunat pasien juga harus menggunakan perban dan kain katun guna membalut agar penis tidak banyak bergerak, meninggalkan luka jahitan bekas khitam, proses pengerjaan relatif lama dan akan memakan waktu sekitar 30-50 menit, luka yang baru sunat tidak boleh terkena air selama beberapa hari agar penyembuhannya lebih cepat.

2. Laser (Electric Cauter)

Jika dengan menggunakan alat Laser ini, maka pemotongan kulit kulup penis akan dilakukan dengan elemen panas dari kawat atau logam yang sudah dilairi arus listrik. Nah, jika dalam metode Durmusisi terdapat kelebihan dan kekurangannya. Dalam metode ini juga memiliki kekurangan dan kelebihannya.

Kelebihan dari Laser, tidak akan terjadi pendarahan seperti metode Durmusisi dan akan meminimalkan jahitan yang ada. Penyembuhannya juga tidak memerlukan waktu yang lama dibandingkan metode yang pertama tadi serta proses sunat hanya memerlukan waktu 15-30 menit saja dan tidak memerlukan alat yang menggantung seperti pada metode klem yang akan dibahas selanjutnya.

Nah, sekarang kita akan membahas kekurangannya juga. Kekurangan dari metode laser antar lain, prosedur harus dilakukan oleh dokter bedah saja dan jika tidak dilakukan dengan benar maka penis dikhawatirkan dapat menutup kembali, luka khitan juga tidak boleh terkena air selama beberapa hari, bisa menghabiskan lebih banyak biaya dan jika dilakukan pada balita maka dokter mungkin akan menyarankan bius total.

3. Klem

Klem adalah tabung plastik khusus dengan ukuran berbeda-beda sesuai ukuran penis. Kulit kulup dipotong melingkar dengan pisau bedah setelah klem terpasang pada penis. Klem tersebut akan tetap terpasang pada penis hingga luka mengering sekitar 3-6 hari kemudian. Setelah luka mengering, klem akan dilepas oleh dokter. Seperti ke-dua metode sebelumnya yang sudah diketahui ada kelebihan dan kekurangan yang terdapat di setiap metode.

Kelebihan dari metode ini antara lain yaitu, memperkecil pendarahan juga tanpa jahitan maupun perban, luka khitan diperbolehkan jika terkena air, proses sunat hanya memerlukan waktu 7-10 menit, rasa sakit yang akan ditimbulkan jugatidak akan terasa sehingga pasca khitan pasien dapat beraktivitas seperti biasa, tentu akan memakan biaya lebih mahal dibandingkan metode yang pertama dan relatif lebih terjangkau dibandingkan menggunakan laser.

Maskipun metode ini memiliki keunggulan dibandingkan ke-dua metode sebelumnya, maka dalam menerapkan cara ini juga memiliki kekurangannya, antara lain yakni: Klem yang masih menempel pada penis hingga kurang lebih 5 hari setelah khitan, penerapan pada anak hiperaktif atau autis memerlukan perawatan ekstra agar pasien tersebut tidak mencopot klem yang masih terpasang.

Kapan Sunat Dilakukan?

Memang seperti pada umumnya, sunat dilakukan secepatnya setelah bayi dilahirkan. Akan tetapi proses ini tidak lazim dilakukan di Indonesia. Sebab biasanya sunat dilakukan saat anak laki-laki mencapai usia sekolah dasar atau umurnya sudah beranjak umur 10 tahun. Karena disaat umur 10 tahun si anak sudah pasti bisa dapat menahan rasa sakit yang timbul dibandingkan jika dilakukan saat balita. Namun, proses sunat dapat dipercepat jika terdapat resiko atau penyakit tertentu pada usia lebih muda yang memang memerlukan peangan dengan metode sunat.

Hanya ini saja yang bisa saya sajikan untuk para pembaca sekalian. Semoga dengan adanya artikel ini bisa memberikan satu pedoman yang akan dijadikan saat akan melakukan sunat terhadap anak. Akhir kata saya ucapkan banyak terimakasih atas perhatiannya.

Categories: pengetahuan