javascript hit counter

Inilah Tips Untuk Menghilangkan Emosi Yang Berlebihan

Memang hidup ini terkadang tidak seperti apa yang sudah kita rencanakan dan diharapkan, sebab hidup ini tidak semulus jalan tol. Itu mungkin menyebabkan kita kadang hilang kendali dan menjadi orang yang emosional, sangat manusiawi jika manusia memiliki sifat emosi dan khilaf.

Namun harus tetap diingat, bukan berarti kita tidak bisa mengontrol emosi yang berlebihan, dibawah ini cara mengendalikan emosi yang berlebihan :

1. Miliki komitmen yang kuat untuk tidak mau lagi emosian yang tidak jelas

Harus selalu kita ingat, kalau kita tidak berkuasa atas apapun yang telah kita rencanakan dalam hidup kita, sebab kita hanya bisa merencanakan saja, Tuhanlah yang menentukan, jadi dengan mengingat dan memiliki komitmen maka emosi kita akan redam. Berpikirlah terlebih dahulu sebelum menyesal.

2. Hindari sikap hati yang angkuh 

Hilangkanlah sikap angkuh karena sikap ini tentunya tidak disukai banyak orang disekeliling kita dan sikap angkuh juga akan menjadi boomerang bagi kita sendiri. Tanamlah dalam diri kita untuk selalu mengatakan”aku belum ada apa-apanya dibandingkan mereka yang bisa segalanya” dengan kata-kata seperti ini, emosi tidak akan pernah datang.

3. Menerima apa adanya

Cobalah untuk selalu menerima apa yang sudah terjadi dengan jiwa besar, selalu berpikir positif dengan apa yang terjadi karena selalu menerima dengan apa adanya bisa menenangkan hati.

4. Bersyukur kepada Tuhan yang maha kuasa

Dalam rasa bersyukur kita bisa menemukan kedamaian di hati, bersyukur juga akan menghilangkan rasa emosi yang berlebihan, sebab sudah tidak ada lagi faktor yang akan menimbulkan emosi.

5. Bersabar dan memaafkan kesalahan orang

Selalu bersabar dan memaafkan kesalahan orang lain akan membuat kita terasa lebih tenang dan menjauhkan kita dari rasa emosi .

6. Abaikan apapun yang membuat kita emosi

Saat hati sedang dibakar oleh panasnya emosi alangkah baiknya jika kita mengabaikannya. Beberapa orang hanya cukup berdiam diri lalu memusatkan perhatian pada sesuatu (yang baik) saat menghadapi konflik yang membara.

7. Jangan melawan dalam hati, ikuti saja situasinya seperti air mengalir

Perlawanan dan kekerasan dimulai dari dalam pikiran. Jika hati kita melawan maka organ kita bergerak otomatis untuk melawan pula. Bibir, lidah, tangan dan kaki turut bekerja sama untuk mewujudkan apa yang ada dalam hati. Jadilah pendengar yang baik, emosi tidak akan keluar dari diri kita.

8. Bawa santai saja 

Bawa santai saja bila ada yang mengejek dan menghina, tidak perlu kita mengambil dan mendengarkan yang gak penting. Sebab jika kita mendengarkan yang seperti itu maka kita akan terbawa emosi,

9. Minum minuman yang menyegarkan

Saat kita marah, coba minum segelas air putih lalu tarik napas dalam-dalam. Ini akan membuat tingkat emosi kita berkurang, jika memungkinkan konsumsi air atau minuman dingin yang menyejukkan hati dan otak.

10. Hitung dalam hati 1 sampai 10

Dengan menghitung angka 1-10 akan memberikan sedikit ruang yang akan mencegah kita melakukan sesuatu yang tak diinginkan karena kemarahan yang meledak secara tiba tiba.

11. Senam atau berolahraga

Dengan latihan senam atau berolahraga bisa menghilangkan stres emosional, cobalah lari pelan-pelan atau meluangkan waktu untuk melakukan aktivitas yang kita senangi.

12. Mendengarkan musik yang menenangkan hati

Saat kita merasa emosi akan keluar, cobalah untuk mendengarkan musik favorit kita, setidaknya ini bisa mengalihkan rasa emosi kita yang akan meluap. Ini juga akan menurunkan tensi dan ketegangan amarah kita.

13. Menyelesaikan masalah yang memicu amarah kita

Jika kita menyelesaikan masalah yang membuat kita emosi setidaknya ini membuat kita merasa lega dan tenang. Gunakanlah bahasa yang baik dan benar agar tidak terjadi pertengkaran atau keributan.

14. Menganggap hari terakhir kita hidup

Jika kita masih sulit mengendalikan rasa amarah, anggap hari saat kita marah adalah hari terakhir kita hidup. Dengan menganggap seperti itu, emosi kita akan mereda dengan sendirinya karena kita ingin mati dengan membawa kebaikan, bukan membawa emosi.

15. Relaksasi dan meditasi

Dengan mengurangi potensi penyebab stres pikiran juga dapat meredakan kemarahan, belajar untuk relaksasikan diri dengan menulis jurnal, mendengarkan musik, melakukan yoga dan meditasi. Maka ini sedikit memberi ketenangan.

16. Tanyakan pada diri kita kenapa kita marah

Dalam mengendalikan emosi, satu yang perlu kita pertanyakan dalam diri kita, kenapa kita marah? Dan cari taulah apa yang membuat kita marah. Apakah kesalahan fatal yang dibuat orang lain kepada kita? Setidaknya kita tau kenapa kita marah, karena dengan ini kita akan menjadikannya pelajaran dikemudian hari.

17. Cari tempat untuk menyalurkan emosi

Kalau emosi sudah tidak dapat kita bendung dengan logika atau ketenangan kita, carilah tempat untuk mengekspresikan emosi kita tanpa mengganggu orang disekitar kita.

18. Carilah hal yang lucu

Gunakan humor tapi jangan berlebihan, maka emosi dan rasa amarah akan teralihkan dengan tawa canda kita.

19. Berdoa dan berserah diri

Doa adalah senjata yang paling kuat. Berdoa merupakan langkah yang sangat efektif untuk menghindarkan diri dari rasa marah yang membabi buta.

Note : Jangan biarkan emosi mengendalikan kita karena semua itu ada jalannya !!!

Categories: pengetahuan