javascript hit counter

Sepuluh Bandara Paling Ekstrim Dan Berbahaya di Dunia

Bandara atau bandar udara merupakan sebuah fasilitas tempat untuk pesawat terbang dan helikopter dapat lepas landas dan mendarat. Bandar udara yang paling sederhana, minimal memiliki sebuah landasan pacu, sedangkan untuk bandara-bandara yang besar, biasanya dilengkapi berbagai fasilitas lain, baik untuk operator layanan penerbangan, maupun bagi penggunanya, seperti bangunan dan hanggar. Bandara antara negara yang satu dengan yang lainnya tentu berbeda. Semua bergantung pada kebutuhan dan kebijakan pemerintah di masing-masing negara tersebut.

Pada umumnya, lokasi bandara merupakan hal yang sangat penting, yang harus diperhatikan. Lokasi bandara biasanya berada jauh dari permukiman masyarakat, dengan tujuan untuk meminimalisir bahaya akibat kemungkinan terjadinya kesalahan-kesalahan pada saat penerbangan, baik yang berasal dari dalam, maupun dari luar.

Namun, di beberapa negara, banyak juga terdapat bandara-bandara yang lokasinya sangat ekstrim dan berbahaya. Hal ini mungkin saja disebabkan oleh beberapa faktor atau adanya alasan-alasan tertentu.

Berikut ini adalah daftar bandara paling ekstrem dan berbahaya di dunia. Dianggap berbahaya, karena bandara-bandara ini, dekat dengan puncak gunung, tebing, pantai-pantai yang ramai, maupun jalanan.

1. Princess Juliana Airport, Saint Martin

Princess Juliana Airport, Saint Martin

Bandara Internasional ini terletak di bagian Belanda dari pulau Saint Martin. Bandara ini memiliki Landas pacu yang sangat dekat dengan pantai. Bandara ini dikenal karena memiliki jet raksasa, yang terbang di atas pantai Maho hanya 10-20 meter di atas kepala para wisatawan yang sedang berjemur di pantai. Tak jarang wisatawan di sini mengabadikan moment saat pesawat terbang di atas kepala mereka pada saat akan mendarat.

2. Juancho E. Yrausquin Airport, Pulau Saba

Bandara ini terletak di Pulau Saba, Karibia. Bandara ini terletak pada satu sisi bukit yang tinggi, yang kedua ujung landasan pacu bandaranya jatuh atau mengarah ke laut. Selain itu, landasan pacu di Bandara ini relatif pendek (400m), sehingga menciptakan resiko yang cukup besar pada saat lepas landas dan mendarat. Seorang pilot berpengalaman mengatakan bahwa, bandara ini termasuk salah satu bandara paling berbahaya di dunia.

3. Madeira Airport, terletak di Pulau Madeira (Portugal)

Bandara Internasional ini memiliki landasan pendek (hanya 1.400 meter sebelum diperpanjang menjadi dua kali lipat pada tahun 2003), dan dikelilingi oleh laut dari satu sisi dan dikelilingi gunung-gunung yang tinggi di sisi yang lainnya.

4. Lukla Airport, Nepal

Bandara ini merupakan bandara kecil di kota Lukla, Nepal. Bandara ini dinilai sebagai Bandara paling berbahaya di tahun 2010 oleh History channel. Tempat ini terkenal sebagai tempat di mana kebanyakan orang mulai mendaki Gunung Everest. Terletak di ketinggian 2900 meter, pendaratan dilakukan pada salah satu ujung dari gunung everest and seribu meter ke sisi lainnya. Yang menjadikan bandara ini sangat berbahaya adalah ketinggiannya, lokasinya di pegunungan, angin yang sangat kencang, landasan yang pendek, serta kondisi cuaca yang selalu berubah.

5. Bandar Udara Courchevel, Perancis

Bandara ini terletak di Courchevel, yaitu area ski di pegunungan Alpen di Perancis. Bandara ini memiliki sebuah landasan yang sangat pendek, yaitu hanya 525 m (1,722 kaki) dan gradien 18,5%. Landasan pacu tidak memiliki prosedur pendekatan, sehingga mendarat di kabut dan awan rendah hampir terlihat mustahil.

6. Barra Airport

Bandara Internasional Barra ini, terletak di Teluk luas yang dangkal di Pulau Barra, Skotlandia. Bandara ini merupakan bandara yang unik, dan menjadi satu-satunya di dunia, di mana penerbangan terjadwal menggunakan pantai sebagai landasan. Pantai dirancang dengan tiga landasan dalam sebuah segitiga, yang ditandai dengan tiang kayu yang permanen di ujungnya, yang hampir selalu memungkinkan pesawat Twin Otter mendarat di atas angin. Pada saat pasang tinggi, landasan pacu bandara ini berada di bawah laut. Waktu penerbangan bervariasi dengan air pasang. Penerbangan darurat kadang-kadang beroperasi pada malam hari dari Bandara, dengan lampu-lampu kendaraan yang digunakan untuk menerangi landasan pacu.

7. Ice Runway, Antartica

Ice Runway, Antartica

Bandara ini terletak di antartika. Bandara ini memiliki landasan pacu yang panjangnya mencapai 2,5 mil. Sebagian besar pengoperasian bandara Sea Ice Runway ini, dilakukan pada saat musim panas. Untuk melakukan pendaratan dengan selamat, maka pilot harus menghindari pendaratan yang mengangkut beban berat. Selain itu, pesawat yang akan mendarat benar-benar harus dipantau secara ketat guna memastikan ia tak tenggelam lebih dari 10 inchi ke dalam es yang sangat dingin.

8. Gibraltar Airport, Gibraltar

Gibraltar merupakan daerah yang terletak di selatan Spanyol, yang masih menjadi sengketa antara negara Inggris dan negara Spanyol. Gibraltar Airport, merupakan bandara yang memiliki konsep terbuka, dan dapat dilalui oleh kendaraan lalu lintas lainnya. Pada saat lepas landas dan mendarat, pintu otomatis menutup sehingga kendaraan tidak diperbolehkan masuk ke area run off. Sama seperti perlintasan kereta api, hanya saja pengamanan di bandara jauh lebih ketat. Bandara ini di kelola oleh RAF (AU Inggris).

9. Toncontín Internasional Airport, Honduras

Bandara ini merupakan bandara sipil dan militer yang terletak di Tegucigalpa, Honduras. History Channel program menetapkan bandara ini sebagai bandara yang paling ekstrim dan berbahaya kedua di dunia. Landasan pacu terletak di sebuah lembah yang dikelilingi oleh pegunungan, dan terdapat hanya satu jalan masuk dan satu jalan keluar bagi pesawat, sehingga meningkatkan resiko terjadinya kecelakaan. Meskipun faktor ini berisiko tinggi, pesawat besar seperti Boeing 757 mendarat di bandara ini setiap hari.

10. Gustaf III (St Bart) Bandara, Saint Barthélemy

Bandara ini terletak di pulau Karibia Saint Barthélemy. Landasan pacu bandara ini dibangun sangat sempit, berada di tanah yang agak miring dan berakhir di pantai. Saat mendarat, pesawat harus menukik cukup tajam untuk melewati bukit di ujung landasan pacu, dan pada saat lepas landas, pesawat akan berhadapan dengan para wisatawan yang sedang berjemur di pantai.

Categories: info