javascript hit counter

Berapa Lama Umur Bumi ? Yuk, Mari Kita Simak

Suatu hari nanti bumi tidak akan layak lagi menjadi tempat tinggal manusia. Seorang ahli universitas ast anglia mengatakan umur bumi mungkin sekitar 1,75 miliar tahun lagi atau paling lama umur bumi hanya 3,25 miliar tahun lagi dengan rentang waktu tersebut bumi akan menjadi gelap gulita bahkan punah.

Matahari akan mati di masa depan dan tidak hanya redup blep seperti lampu begitu saja. Seperti gelap dan tidak mengeluarkan cahaya terang seperti sekarang. Tetapi ada proses mengerikan sebelum matahari mati.

Seperti gambar di atas memberikan contoh kondisi bumi dan matahari, saat gas raksasa di matahari akan membengkak atau terus menerus membesar dan menjadi bintang merah raksasa. Ukurannya akan lebih besar dari ukuran sekarang dan bumi akan terbakar karena sangat dekat.

Matahari adalah sebuah bintang yang kaya akan gas hydrogen karena tekanan gas yang begitu besar disana dan tengah intinya terjadi fusi thermal (seperti fusi nuklir). Cahaya itulah yang membuat sinar dan panas matahari seakan menyala dan menghangatkan bumi. Suatu saat nanti matahari akan kehabisan gas dan mulai memasuki tahap kematian. Gas hydrogen sebagai atmosfer matahari yang memberikan bahan bakar dan matahari yang bercahaya akan benar-benar habis.

Disaat gas utama akan terbakar, itu akan membuat matahari tidak stabil. Matahari juga tidak akan mati mendadak begitu saja, bila gas kandungan hydrogen sudah habis terbakar maka tersisa gas helium dan matahari akan mulai membakar gas helium. Ketika gas helium ikut terbakar, disinilah fase pembengkakan matahari, secara perlahan matahari bentuknya akan mulai berubah. Matahari akan terus melebar dan menelan planet didekatnya, termasuklah bumi kita ini.

Setelah proses pembengkakan selesai, maka matahari akan kembali menciut hampir seperti ukuran semula. Di fase ini matahari memasuki masa kritisnya dan secara tiba-tiba dapat meledak menjadi bintang supernova. Gas yang tersisa akan terlempar keruang kosong dan sisa materi padat dari matahari menjadi sebuah bintang kecil bercahaya putih.

Peneliti mengatakan sekarang bumi berada di zona paling layak huni

Karena matahari saat ini sedang dimasa yang stabil dan tidak bergejolak juga tidak agresif, saat ini jarak bumi ke matahari sangat tepat dan tidak terlalu panas juga tidak terlalu dingin. Ukuran bumi juga tepat untuk manusia tempati dan zona layak huni dari sebuah planet memang banyak macamnya. Tergantung ukuran bintang (mataharinya) sebagai pusat, akan tetapi bumi cukup jauh dari matahari.

Tahap awal kematian bintang umumnya dimulai dari proses membengkak

  • Matahari perlahan membesar dan terus semakin besar sampai berubah menjadi raksasa merah yang akan menghancurkan semua planet terdekat bahkan planet yang dekat akan masuk kedalam gas bintang.
  • Setelah membengkak, bintang akan menciut kembali dan itu tahap awal sebelum bintang benar-benar mati. Tahap akhir kematian bintang adalah proses meledak yang disebut supernova yang disebabkan gravitasi didalam bintang runtuh dan tidak mampu mempertahankan isi gas. Inti bintang yang berisi thermo nuklir akan semakin panas dan semua gas akan terlempar jauh yang tersisa hanya inti bintang saja.
  • Sampailah pada akhirnya akan tersisa inti bintang yang kecil memiliki cahaya putih dan disebut bintang kerdil. Sedangkan gas yang tersisa akan terlempar ke segala arah di ruang, sampai semua sisa gas yang tersisa benar-benar sudah habis terbakar maka bintang menjadi sebuah planet hitam yang sangat padat.

Bagaimana kehidupan di bumi selama proses kematian matahari

Jika suhu terus meningkat maka tumbuhan akan kering, manusia mungkin bertahan tapi harus di bawah. Hanya mikroba saja yang bisa bertahan hidup. Mikroba adalah organisme yang berukuran sangat kecil sehingga untuk mengamatinya diperlukan alat bantuan. Intinya matahari mulai hancur atau menunggu runtuh dan bintang ini akan kehilangan daya tarik (gravitasi) untuk mempertahankan gas seperti atmosfir bumi.

Bila gravitasi semakin melemah, maka gas yang menyelimuti sebuah planet dan bintang akan mengenbang. Tapi itu tahap awal kehancuran matahari dan berdampak ke planet bumi, setelah itu bumi akan ditelan oleh gas raksasa matahari dan terbakar di dalamnya.

Sebelum matahari meledak

Setelah matahari berubah menjadi raksasa merah maka posisi lapisan luar matahari akan mendekati planet bumi, sedangkan 2 planet lain seperti venus dan markurius akan ditelan oleh gas matahari. Daerah zona aman atau tempat yang mendapatkan panas cukup akan bergeser diantara planet Jupiter dan Saturnus. Setidaknya daerah kedua planet akan lebih banyak mendapatkan panas selama 500 juta tahun.

Masalahnya, manusia sekarang kegiatannya menghancurkan planetnya sendiri

Jangan berbicara miliaran tahun lagi dan sekarang apa yang disebut global warming atau pemanasan global lebih dahulu terjadi. Panas bumi akan terus meningkat, bahkan mencapai 2 derajat lebih panas pada tahun 2100, perkiraan peneliti bisa saja lebih cepat, perkiraan terakhir suhu bumi dapat naik +4 deg.C dalam 100 tahun mendatang.

Manusia masih bersenang-senang, dibuat dengan kemudahan, menghabiskan sumber daya energi seperti minyak dan listrik karena manusia mampu membeli dan menikmati begitu boros. Seharusnya kita bisa berhemat dari sekarang karena minyak adalah benda fosil yang memerlukan proses 3 juta tahun pembentukan fosil minyak mentah tapi dihabiskan manusia dalam 1 tahun saja.

Masalah lain dari jumlah penduduk, tahun 2050 penduduk bumi diperkirakan mencapai 9 milyar manusia. Apakah bumi masih mampu memberikan makanan begitu banyak untuk manusia. Keadaan inilah yang harus kita diperbaiki sekarang, dengan menyelamatkan bumi terlebih dahulu sebelum kabur ke planet lain.

Pemborosan energi, polusi, sampah, pembakaran batubara akan berdampak meningkatkan bencana alam sampai es dibagian kutub akan mencair dan menenggelamkan kota kota di pinggir pantai ditambah cuaca buruk yang dapat mengagalkan panen. Bila suhu bumi meningkat sedikit saja, maka produksi pangan akan terganggu, disitu bencana datang lebih dahulu sebelum matinya matahari.

Krisis ini bisa saja terjadi dalam beberapa puluh tahun mendatang, makanan mahal dan penduduk miskin tidak mampu membeli makanan, penduduk bumi terus bertambah. Kondisi manusia sebenarnya dapat menghancurkan kehidupan bumi, sekarang tidak penting memikirkan keadaan bumi untuk jutaan atau miliaran tahun lagi.

kita juga harus menghemat energi dan tidak membuat sampah lebih banyak, melakukan daur ulang, tidak membuat polusi dengan kendaraan pribadi, menanam pohon adalah tindakan lebih nyata. Jadi manfaatkan kehidupan saat ini lebih baik dibanding memikirkan kehancuran planet bumi oleh panas matahari atau terjadinya bencana meteor yang menabrak bumi.

Sekian info dari saya yang bisa saya berikan, semoga bermanfaat.

Note : Mulai sekarang sayangilah bumi dan lestarikanlah alam disekitar kita, satu orang saja bisa menyelamatkan bumi, apa lagi miliyaran orang .

Categories: ilmiah