javascript hit counter

Sejarah Tentang Bangunan Menara Pisa di Italia

Italia merupakan salah satu negara yang memiliki banyak bangunan-bangunan kuno yang menakjubkan. Salah satu diantaranya adalah Menara Pisa. Menara Pisa, yang dalam Bahasa Itali: Torre pendente di Pisa, atau yang biasa disebut The Tower of Pisa (La Torre di Pisa), merupakan sebuah bangunan menara lonceng dari sebuah katedral di kota Pisa, Italia. Menara ini terletak di belakang katedral, dan merupakan struktur ketiga di Campo dei Miracoli (keajaiban) Pisa.

Menara ini begitu terkenal, karena bangunannya miring hingga 5 meter. Kemiringan pada menara ini, bukanlah sesuatu yang disengaja. Ada sejarah yang menjadi latar belakang penyebab menara ini menjadi miring. Saat ini, Menara Pisa menjadi salah satu dari 7 keajaiban dunia karena kemiringan bangunannya. Setiap orang dari mana saja yang berkunjung ke Italia, pasti tidak akan melewatkan waktu untuk mengunjungi menara yang satu ini.

Berikut Ini Adalah Sejarah Mengenai Bangunan Menara Pisa, di Italia.

Rencana awal pembangunan menara ini adalah bebentuk vertikal. Walaupun rencana semula dibangun secara vertikal, namun seiring proses pembangunan dilakukan, kemudian terjadi sebuah masalah. Menara Pisa ini mulai miring ke arah tenggara setelah dilakukan konstruksi di tahun 1173, hal ini terjadi karena tanah tempat bangunan tersebut berdiri, ternyata tidak kuat untuk menerima beban dari bangunan menara ini, karena bangunan tersebut dibangun di atas tanah berpasir. Akhirnya, bangunan menara ini pun menjadi miring pada salah satu sisinya.

Tinggi dari menara Pisa adalah 55,86 km dari permukaan tanah, dan memiliki tinggi 56,70 m. Lebar alas bangunan menara ini adalah 4,09 m dan lebar puncaknya adalah 2,48 m. Berat menara ini diperkirakan 14,500 ton, dan memiliki 294 anak tangga.

Pembangunan Menara Pisa terdiri dari tiga tahap, yang memakan waktu sekitar 200 tahun. Konstruksi marmer putih di lantai pertama dimulai pada tanggal 9 Agustus 1173, pada masa kejayaan militer dan kemakmuran Italia. Lantai pertama ini dikelilingi oleh beberapa pilar, dan meskipun posisi menara ini miring, namun menara Pisa ini tetap berdiri selama berabad-abad.

Ada kontroversi mengenai identitas arsitek yang membangun Menara Pisa ini. Selama bertahun-tahun, desain tersebut diyakini dibuat oleh Guglielmo dan Bonanno Pisano, yaitu, artis lokal kenamaan di abad ke-12, yang terkenal dengan karya perunggunya, khususnya pada karyanya Pisa Duomo.

Bonanno Pisano meninggalkan Pisa di tahun 1185 dan pindah ke Monreale, Sicilia, namun kemudian kembali lagi dan meninggal di tanah kelahirannya itu. Makamnya ditemukan di dasar menara pada tahun 1820.
Menara itu pertama kali miring setelah lantai ketiga dibangun di tahun 1178, dikarenakan amblasnya pondasi sedalam tiga meter, yang diakibatkan oleh pergerakan tanah. Hal ini menunjukkan bahwa desain dari menara Pisa ini telah cacat sejak awal pembangunannya.

Konstruksi dihentikan sementara selama hampir seabad lamanya, karena para warga Pisa hampir terlibat peperangan dengan Genoa, Lucca dan Florence. Selama masa ‘istirahat’ ini, struktur tanah di bawahnya telah kembali stabil. Pada tahun 1198, kemudian dipasang lah jam pada bangunan yang masih belum selesai tersebut.

Di tahun 1272, pembangunan menara Pisa ini dilanjutkan kembali oleh Giovanni di Simone, seorang arsitek dari Camposanto. Lantai keempat dibangun untuk mengimbangi kemiringan dari menara ini. Pembangunan kembali dihentikan pada tahun 1284, saat terjadi pertempuran Meloria, yang membuat Pisa ditaklukan oleh Genoa.

Pembangunan menara lonceng ini terhenti hingga tahun 1372. Setelah itu, Tommaso di Andrea Pisano berhasil menyelesaikan elemen-elemen Gothic dari menara tersebut, dengan memberikan sentuhan gaya Roma. Terdapat tujuh lonceng pada menara, yang masing-masing mewakili not pada nada. Lonceng yang terbesar dipasang pada tahun 1655.

Berbagai upaya telah dicoba dilakukan, untuk menegakkan kembali bangunan menara Pisa ini, dengan cara memperkuat tanah yang ada di bawahnya. Namun, sampai sekarang, menara Pisa tetap berdiri miring. Bangunan ini menjadi unik karena kemiringannnya. Sudah kurang lebih 8 abad, bangunan ini masih bisa berdiri walau dalam kondisi yang miring. Bukan hanya unik, tapi kemiringan bangunan ini pernah dimanfaatkan oleh ilmuan asal italia yang cukup terkenal, yaitu Galileo. Galileo pernah melakukan percobaan dengan menjatuhkan benda dari menara ini untuk membuktikan teori gravitasinya.

Sampai saat ini, Menara Pisa yang berada di Italia ini, masih menjadi salah satu tempat yang paling ingin dikunjungi. Bangunan Menara ini menjadi sebuah keajaiban, tidak hanya di Italia, Tapi di seluruh dunia.

Categories: History