javascript hit counter

Stres? Yuk, Intip Cara Mengatasinya

Setiap manusia sudah pasti akan merasakan stres dan sudah pasti berbeda -beda stres yang dirasakan setiap orang. Hal yang bisa membuat anda stres bisa saja dianggap satu hal yang biasa oleh teman atau kerabat anda. Stres juga tidak selalu berarti buruk karena terkadang stres justru menjadi pengingat dan pemicu untuk kembali fokus dalam menyelesaikan masalah. Yuk, mari cari tahu obat stres manakah yang cocok bagi anda disini.

Sebelum mengetahui obat stres yang sesuai, ada baiknya jika anda mengenali terlebih dahulu jenis stres yang sedang dialami. Stres yang anda rasakan ketika sedang menangani proyek dari kantor bisa tergolong kedalam stres yang baik dan biasanya hanya bersifat sementara. Rasa gugup, mual atau tangan berkeringat itu terjadi karena cara tubuh membantu anda untuk melalui situasi yang dianggap sulit tersebut. Faktor pemicu ini termasuk faktor eksternal stres yang umumnya ditemui sehari-hari.

Sementara itu, stres yang tergolong buruk adalah stres jangka panjang yang bisa berujung pada depresi atau gangguan kesehatan mental dan fisik lain seperti gangguan tidur, gangguan pencernaan serta turun atau naiknya berat badan. Pemicu stres jangka panjang disebut juga faktor Internal stres yang diakibatkan karena diganggu, dilecehkan terus menerus, bisa juga karena masalah yang ada dalam hubungan rumah tangga, kesulitan belajar atau dalam perkaan dan kematian orang terdekat.

Disadari atau tidak, seseorang yang mengalami stres juga cenderung akan mudah melakukan tindakan-tindakan yang bisa membahayakan kesehatan serta membahayakan dirinya sendiri. Seperti menyalahgunakan obat-obatan terlarang dan alkohol. Inilah sebabnya penangan stres sangat perlu dilakukan untuk mengurangi resiko timbulnya berbagai jenis gangguan kesehatan, bahkan cenderung melakukan bunuh diri.

Setelah sudah mengindentifikasi penyebab dan jenis stres diatas, kini saatnya untuk mengetahui berbagai obat stres untuk melawan gejala-gejala yang muncul pada diri seseorang, berikut dibawah ini obat dan penjelasannya :

1. Tertawa

Tertawa dipercaya merupakan salah satu obat stres terbaik yang memiliki keuntungan jangka pendek maupun jangka panjang bagi kesehatan. Dengan tertawa anda bisa merangsang banyak organ, meringankan respon stres, merangsang sirkulasi dan relaksasi otot, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan memperbaiki suasana hati. Tertawa juga dapat mempercepat proses penyembuhan.

Ketika tertawa, tubuh kita akan menghasilkan hormon Endorfin sebagai salah satu respon terhadap stres yang dialami. Tertawa saat melihat atau mendengar lelucon dan guyonan lucu yang sehat, seperti menonton film kartun saat mendampingi buah hati atau menonton acara komedi. Ini salah satu cara yang efektif untuk menajalani hidup dengan lebih positif. Cobalah sesekali untuk tersenyum lebih dulu lalu mulailah tertawa dan rasakan perubahan perasaan setelah tertawa.

2. Perubahan Gaya Hidup

Dengan rutin berolahraga bisa membantu menurunkan jumlah hormon stres yang diproduksi oleh tubuh dan senyawa lainnya. Atur juga pola makan dan jenis makanan yang dikonsumsi dan memperbaiki kualitas kualitas tidur serta manfaatkan waktu luang dengan kegiatan yang lebih santai, seperti berjalan kaki singkat atau beristirahat dirumah. Lebih aktif dalam mengatasi masalah dan mengelola stres, mencari pengalaman baru dan berpikir positif, serta lebih terbuka dan terhubung dengan orang-otang di sekitar anda adalah cara lain yang bisa dilakukan.

3. Psikoterapi

Jika anda memutuskan untuk melakukan psikoterapi, terdapat berbagai jenis psikoterapi yang umum digunakan untuk penderita stres antara lain konseling, terapi perilaku kognitif, ekoterapi dan berbagai terapi pelengkap maupun alternatif lain. Terapi ini pada dasarnya bertujuan melatih anda untuk lebih mengenali pikiran dan perasaan, yang biasanya dikombinasikan juga dengan obat-obatan jika diperlukan.

Dengan menjalani psikoterapi ini, anda akan dilatih serta dibimbing oleh psikolog atau psikiater untuk membentuk pola pikir dan sikap yang tepat dalam merespons atau beradaptasi terhadap keadaan agar pengelolaan stres dapat menjadi lebih baik. Terapi alternatif seperti terapi relaksasi, terapi akupuntur, pemijatan dan meditasi juga merupakan cara mengatasi stres yang sedang populer.

4. Obat-obatan

Beberapa obat yang umumnya digunakan dalam rangkaian pengobatan stres harus diberikan di bawah pengawasan tenaga medis, antara lain diazepam, Clonazepam, Fluoxetine dan Citalopram. Obat-obatan ini adalah obat yang digunakan untuk mengobati gejala depresi, gangguan kecemasan, insomnia dan kejang. Pada kondisi stres berat yang sudah menimbulkan komplikasi gangguan mental perilaku dan gangguan fisik, psikiater akan memberikan obat-obat tersebut disertai psikoterapi yang sesuai dan dalam pengawasan.

Caution :

Penggunaan obat-obatan tersebut tanpa evaluasi dan anjuran dokter adalah hal yang berbahaya bagi kesehatan. Perlu diingat juga, stres berat atau stres dalam hidup yang telah menimbulkan gejala halusinasi, gangguan pola pikir (misalnya paranoid), insomnia, ide atau percobaan bunuh diri, gangguan makan dan menimbulkan dampak sosial bagi seseorang adalah jenis stres berat yang perlu ditangani oleh ahli kejiwaan.

Selain berbagai jenis obat stres yang telah disebutkan di atas, terus menerus belajar mengenali diri sendiri akan membantu menguji ketahanan anda sebagai seorang pribadi. Ingatlah untuk terus berkonsentrasi pada hal yang bisa anda kendalikan bukan yang sebaliknya. Jika stres mulai menggerogoti hidup anda, beban pekerjaan dan aktivitas sehari-hari terasa semakin lama semakin membuat anda penat, mungkin itu waktunya untuk berlibur dan mencari ketenangan sejenak.

Semoga artikel ini bisa menyampaikan info yang sangat penting serta bisa menambah wawasan para pembaca sekalian, atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.

Categories: healthy