javascript hit counter

Khasiat Dan Efek Samping Dari Susu Kedelai

Susu kedelai selama ini dikenal sebagai pengganti bagi anak maupun orang dewasa yang alergi terhadap susu sapi. Bukan hanya itu, susu kedelai yang rendah lemak juga kerap dikonsumsi orang yang sedang menjalani program diet.

Namun, sebenarnya susu kedelai memiliki khasiat dan manfaat lebih banyak dari itu. Susu kedelai merupakan salah satu olahan kacang kedelai yang memiliki nilai gizi tinggi. Susu kedelai diketahui mengandung 7 gram protein serta 9 asam amino yang penting bagi tubuh. Protein dalam susu kedelai sangat baik untuk proses pertumbuhan anak, memperbaiki jaringan tubuh yang rusak dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Bukan hanya merupakan sumber protein lengkap, susu kedelai juga mengandung vitamin dan mineral penting bagi tubuh manusia, termasuk kalsium untuk memperkuat tulang, zat besi, riboflavin dan vitamin B1.

Masih banyak lagi kandungan gizi dalam susu kedelai yang dapat membantu kesehatan manusia. Apa saja manfaat susu kedelai tersebut?

Manfaat Susu Kedelai Untuk Kesehatan

Berikut adalah 9 manfaat susu kedelai untuk kesehatan yang perlu anda ketahui:

1. Mengatasi Masalah Intoleransi Laktosa

Manfaat susu kedelai yang pertama ini telah cukup banyak diketahui oleh masyarakat umum. Beberapa anak dan orang dewasa memiliki alergi terhadap susu sapi. Kondisi itu dikenal dengan istilah intoleransi laktosa karena penderita memiliki enzim lactase yang terbatas dalam tubuh. Enzim lactase ini berfungsi memecah laktosa menjadi glukosa dan galaktosa agar usus lebih mudah mencernanya. Karena jumlah enzim yang terbatas itu, maka penderita intoleransi laktosa sulit mencerna susu sapi. Akibatnya, akan timbul respon seperti mual, muntah, diare atau gejala sakit perut lainnya.

Susu kedelai adalah pilihan aman untuk dijadikan pengganti susu sapi, terutama bagi bayi dan balita yang membutuhkan banyak protein. Dua gelas susu kedelai diketahui dapat memenuhi 30% kebutuhan protein bagi balita.

Kelebihan susu kedelai dibandingkan susu sapi adalah karena tidak ada laktosa pada susu kedelai sehingga anak dapat mencerna susu dengan mudah.

2. Membantu Penderita Autisme

Manfaat susu kedelai yang belum banyak diketahui orang adalah susu kedelai dapat membantu penderita autisme. Autisme merupakan gangguan perkembangan yang terjadi pada anak di mana anak tidak mampu berinteraksi sosial dan seolah-olah memiliki dunia sendiri. Selain membutuhkan terapi penyembuhan, penderita autism juga disarankan menghindari makanan yang mengandung protein susu (kasein) dan protein tepung (glutein). Selain sulit dicerna, kasein dan glutein juga dapat menyebabkan gangguan fungsi otak sehingga menjadikan penderita autisme semakin hiperaktif.

Penderita autisme disarankan mengonsumsi susu kedelai sebagai pengganti susu sapi agar tetap mendapat protein, vitamin dan mineral tanpa merasakan efek samping merugikan.

3. Mencegah Arteriosklerosis, Hipertensi, Jantung Koroner dan Stroke

Salah satu manfaat susu kedelai yang sangat penting adalah susu kedelai dapat membantu mencegah penyakit kardiovaskular. Susu kedelai mengandung vitamin E yang dapat membantu pencegahan penyakit jantung koroner dan stroke. Itu karena vitamin E mampu mencegah timbulnya plak pada pembuluh darah arteri yang dapat mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah. Selain itu, kandungan asam folat dan vitamin B6 pada susu kedelai dapat membantu mencegah terjadinya penyakit jantung.

Susu kedelai juga mengandung mineral magnesium yang dapat mengatur tekanan darah. Magnesium diketahui mampu menghambat pelepasan tromboksan, atau zat yang membuat trombosit (kepingan darah) menjadi lebih lengket dan mudah menjadi gumpalan. Hal ini membantu mencegah naiknya tekanan darah dan terjadinya stroke maupun gangguan jantung.

4. Mengurangi Kadar Kolesterol Darah

Susu kedelai juga memiliki manfaat dalam mengurangi kolesterol dalam darah. Susu kedelai mampu menghalau kolesterol jahat atau Low Density Lipoprotein (LDL) yang memicu penumpukan plak kolesterol di dinding arteri. Ini karena susu kedelai mengandung lesitin yang dapat melarutkan kolesterol dalam darah sehingga mencegah penyempitan dan penyumbatan.

Bukan hanya itu, susu kedelai juga mengandung isoflavon yang berfungsi sebagai antioksidan sekaligus meningkatkan kolesterol baik atau High Density Lipoprotein (HDL) yang berfungsi membersihkan kolesterol di dinding arteri dan membawanya ke organ hati, di mana kolesterol akan dipecah dan dikeluarkan.

5. Membantu Mencegah Kanker

Manfaat susu kedelai yang tak kalah penting adalah kemampuannya dalam mencegah kanker. Selain sebagai sumber protein, mineral dan vitamin, susu kedelai juga mengandung selenium yang merupakan salah satu zat atau senyawa antioksidan untuk mengatasi paparan radikal bebas yang memicu kanker. Bukan hanya selenium, antioksidan lain pada susu kedelai adalah vitamin E dan genistein yang diketahui dapat membantu menghalau kanker.

6. Mengurangi Risiko Diabetes

Penyakit Diabetes mellitus muncul dikarenakan tubuh kekurangan insulin sehingga mengakibatkan kelainan karbohidrat, protein, lemak, air dan elektrolit. Kandungan asam amino glisin dan arginin dalam susu kedelai diketahui dapat menjaga keseimbangan hormon insulin dalam tubuh.

7. Membantu Menurunkan Berat Badan

SteadyHealth melansir bahwa satu cangkir susu sapi mengandung hingga 8 gram protein dan 12 gram karbohidrat. Sementara, secangkir susu kedelai murni mengandung sekitar 7 gram protein, 4 gram karbohidrat dan 4,5 gram lemak. Artinya, susu kedelai memiliki manfaat hampir serupa dengan susu sapi namun memiliki kalori lebih rendah sehingga dapat membantu orang-orang yang sedang menjalani program diet.

8. Mencegah Osteoporosis

Manfaat susu kedelai lainnya yang mungkin telah banyak diketahui orang adalah mencegah osteoporosis. Osteoporosis adalah salah satu penyakit yang umumnya disebabkan pertambahan usia serta kekurangan hormon. Susu sapi diketahui mampu mencegah terjadinya osteoporosis karena mengandung kalsium dan vitamin D. Namun, susu kedelai juga memiliki manfaat yang sama. Kandungan fitoesterogen dalam susu kedelai dapat membantu mempercepat penyerapan kalsium dalam tubuh sekaligus mencegah hilangnya massa tulang yang menyebabkan osteoporosis.

9. Membantu Menjaga Kesehatan Mental

Siapa sangka susu kedelai memiliki manfaat dalam membantu menjaga kesehatan mental seseorang? Namun, secangkir susu kedelai diketahui mengandung 5,8 persen vitamin B6 yang membantu tubuh memproduksi serotonin neurokimia yang dapat meningkatkan suasana hati seseorang. Selain itu, kadar magnesium dalam susu kedelai juga dapat meningkatkan kadar serotonin dan diduga memiliki manfaat serupa dengan beberapa obat antidepresan.

Efek Samping Susu Kedelai Bagi Kesehatan

Susu kedelai memang memiliki banyak manfaat dan khasiat bagi kesehatan manusia. Namun, konsumsi susu kedelai sebaiknya tidak berlebihan karena ternyata susu kedelai juga memiliki efek samping yang bisa berdampak serius bagi kesehatan.

Berikut efek samping susu kedelai yang mungkin belum diketahui banyak orang:

1. Perut Kembung

Seperti disebutkan sebelumnya, susu kedelai memiliki kandungan protein yang tinggi sehingga dapat meningkatkan produksi gas dalam tubuh. Jika tidak dikonsumsi secara berlebihan, susu kedelai seharusnya tidak memicu masalah gas, namun kondisi ini tentu bergantung pada tingkat toleransi masing-masing orang.

Meski demikian, sebaiknya ibu hamil menghindari konsumsi susu kedelai, ataupun produk kedelai lainnya, agar menghindari kondisi perut kembung.

2. Ganguan Fungsi Tiroid

Salah satu kandungan dalam susu kedelai, yaitu goitrogens, dapat mengganggu fungsi kelenjar tiroid. Zat goitrogens diyakini dapat mengganggu penyerapan yodium sehingga menyebabkan kelenjar tiroid membesar. Alhasil, konsumsi susu kedelai berlebihan dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit gondok dan hipotiroidisme.

Hormon tiroid sendiri berfungsi membantu tubuh dalam penggunaan energi serta membantu menjaga fungsi otak, jantung dan otot manusia.

3. Meningkatkan Risiko Infertilitas Pria

American Diabetes Association melansir jika susu kedelai dapat menghambat produksi sperma. Ini disebabkan tingginya kandungan isoflavon dalam susu kedelai. Isoflavon sendiri merupakan senyawa yang mirip dengan hormon esterogen yang banyak dikandung oleh wanita.

4. Mengganggu Siklus Menstruasi Wanita

Konsumsi dua gelas susu kedelai setiap hari selama satu bulan diketahui dapat mengganggu siklus menstruasi wanita. Pasalnya, kandungan komponen esterogenik dalam 100 gram produk kedelai memiliki efek sama dengan satu pil kontrasepsi di mana dapat menyebabkan gangguan hormonal pada wanita.

5. Kekurangan Vitamin dan Mineral

Susu kedelai yang tidak terfermentasi mengandung jumlah asam fitat yang tinggi, di mana zat ini dapat mencegah tubuh menyerap mineral dan vitamin dalam saluran pencernaan. Tak ayal, jika dikonsumsi berlebih dapat meningkatkan risiko kekurangan vitamin maupun mineral esensial seperti kalsium, yodium dan zat besi.

Itulah beberapa manfaat susu kedelai bagi kesehatan maupun efek sampingnya yang perlu diketahui. Prinsipnya, apapun yang dikonsumsi secara berlebihan hasilnya tentu tidak baik. Jadi, pastikan Anda mengonsumsi susu kedelai secukupnya untuk memperoleh manfaat dan mencegah efek samping yang tidak diinginkan.

Categories: healthy