javascript hit counter

Gejala Dan 10 Fungsi Ginjal Dalam Tubuh

Ginjal merupakan organ filtrasi utama yang bekerja untuk membersihkan limbah dari tubuh, Ginjal juga menyaring sekitar 190 liter darah dan membersihkan hingga 2 liter air dalam satu hari. Berarti Ginjal lah yang mengatur tekanan darah dan mampu memproduksi hormon yang dibutuhkan tubuh kita. Jika fungsinya terganggu maka tubuh akan mengalami penumpukan racun dan berbagai kondisi serta sejumlah penyakit.

Gangguan akibat kerusakan Ginjal akan muncul apabila kerusakan yang terjadi sudah mencapai angka 75% dan apabila kerusakannya lebih dari 75% maka sipenderita sudah di tahap akhir penyakit ginjal, yaitu Gagal Ginjal. Sangatlah penting bagi kita memperhatikan Ginjal disaat umur mulai bertambah atau beranjak tua karena fungsi Ginjal cenderung akan menurun dikarenakan usia yang bertambah. Berikut adalah gejala yang menunjukan bahwa Ginjal tidak bekerja dengan baik :

  • Perubahan buang air kecil
  • Mual dan muntah
  • Merasa lebih cepat lelah
  • Terasa sakit di kaki
  • Mulut terasa tidak enak
  • Terasa kedinginan
  • Hipertensi atau tekanan darah tinggi
  • Masalah kulit
  • Edema atau terjadi pembengkakan kaki, pergelangan kaki dan wajah

Tidak hanya gejalanya saja yang akan kita ketahui, Ginjal juga mempunyai banyak peranan dalam tubuh kita. Berikut 10 fungsi ginjal :

1. Membentuk Urine

Urine adalah hasil ekskresi dari penyaringan ginjal. Urine mengandung zat-zat yang sudah tidak diperlukan bagi tubuh atau yang kadarnya melebihi batas normal. Kandungan utama urine adalah air, urea dan amonia. Terdapat tiga proses dalam pembentukan urine yaitu penyaringan filtrasi, reabsorbsi dan augmentasi.

2. Menjaga Keseimbangan Air Dalam Tubuh

Ginjal setiap hari mengeluarkan sekitar 2 liter air dari dalam tubuh. Sebagian air dikeluarkan supaya tidak terjadi kelebihan air di dalam darah. Jika kelebihan, maka darah akan mengencer dan sangat berbahaya bagi tubuh. Tubuh menjaga keseimbangan air dengan mempertahankan tekanan osmotik ekstraseluler (di luar sel). Jika tekanan tersebut berlebihan, maka akan dikeluarkan dari tubuh salah satunya melalui Ginjal.

3. Mempertahankan Keseimbangan Kadar Asam dan Basa

Ginjal berfungsi untuk mempertahankan keseimbangan kadar asam dan basa dari cairan tubuh dengan cara mengeluarkan kelebihan asam/basa melalui urine.

4. Mengatur Kadar Kalium Dalam Darah

Kalium (K) atau potasium adalah mineral yang berfungsi untuk membuat semua sel, jaringan dan organ dalam tubuh tetap berfungsi dengan baik. Kalium sangatlah penting bagi tubuh. Namun jika kadarnya terlalu berlebihan maka akan terjadi hiperkalemia yang dapat menyebabkan otot jantung berhenti berdetak atau berdetak tidak beraturan. Jika kadarnya di dalam darah kurang, maka akan terjadi kelelahan, kulit kering, kelemahan otot dan gerak refleks menjadi lambat. Maka dari itu, Ginjal menjadi penting karena berfungsi sebagai pengatur kadar kalium di dalam darah dengan cara membuang atau menyerap kembali kalium yang masuk ke dalam nefron.

5. Mengekskresikan Zat Yang Merugikan Tubuh

  

Ginjal akan mengekskresikan (mengeluarkan) zat-zat yang merugikan bagi tubuh seperti urea, asam urat, amoniak, creatinin, garam anorganik, bakteri dan juga obat-obatan. Jika zat tersebut tidak dikeluarkan maka akan menjadi racun yang dapat membahayakan kesehatan di dalam tubuh.

6. Memproses Ulang Zat

Ginjal akan mengembalikan kembali zat yang masih berguna bagi tubuh kembali menuju darah. Zat tersebut berupa Glukosa, Garam, Air dan asam Amino. Proses pengembalian zat yang masih berguna ke dalam darah disebut reabsorpsi.

7. Mengatur Volume Cairan Dalam Darah

Ginjal dapat mengontrol jumlah cairan darah yang dipertahankan agar tetap seimbang di dalam tubuh. Tanpa adanya kontrol dari Ginjal maka tubuh akan menjadi kering karena kekurangan cairan darah atau sebaliknya, tubuh tenggelam karena kebanjiran cairan di dalam tubuh yang menumpuk tidak terbuang.

8. Mengendalikan Kadar Gula Dalam Darah

Ginjal amat penting untuk mengatur kelebihan atau kekurangan gula dalam darah dengan menggunakan hormon insulin dan adrenalin. Ini penting untuk menghindari diabetes. Insulin berfungsi sebagai hormon penurun kadar gula dalam darah jika kadar gula dalam darah berlebih. Adrenalin berfungsi untuk menaikkan kadar gula dalam darah jika kadar gula di dalam darah tidak mencukupi.

9. Penghasil Zat dan Hormon

Ginjal merupakan penghasil zat atau hormon tertentu seperti eritropoietin, kalsitriol dan renin. Hormon yang dihasilkan oleh Ginjal yaitu hormon eritroprotein atau yang disingkat dengan EPO berfungsi untuk merangsang peningkatan laju pembentukan sel darah merah oleh sumsum tulang. Renin berfungsi untuk mengatur tekanan darah di dalam tubuh, sementara kalsitriol merupakan fungsi ginjal untuk membentuk Vitamin D, menjaga keseimbangan kimia di dalam tubuh serta untuk mempertahankan kalsium di dalam tulang yang ada di dalam tubuh.

10. Menjaga pH Darah

Ginjal berfungsi sebagai penjaga kadar pH darah agar tidak terlalu asam. Ginjal mempertahankan pH plasma darah pada kisaran 7,4 melalui pertukaran ion hidronium dan hidroksil. Akan mengakibatkan urine yang dihasilkan dapat bersifat asam pada pH 5 atau alkalis pada pH 8. Hidroksil adalah proses pembelahan ikatan kimia dengan penambahan air. Hidronium adalah jumlah asam-basa yang dimiliki di dalam larutan

Jika terjadi gejala seperti yang dijelaskan tadi, segeralah periksa kedokter sesuai keluhan anda. Jangan pernah menganggap remeh terhadap gejala-gejala tersebut karena akan berakibat sangat fatal bagi kesehatan dalam tubuh. Terima kasih atas perhatiannya dan semoga info ini bisa lebih bermanfaat bagi semua yang membaca artikel ini.

Categories: healthy