javascript hit counter

Beberapa Cara Menghindari Infeksi Jamur Vagina

Selain sangat penting untuk menjaga agar daerah kewanitaan tetap kering dan higienis, untuk menghindari terjadinya infeksi akibat jamur, Anda juga perlu untuk menjaga kelembaban alami vagina sehingga tidak menimbulkan masalah yang lainnya.

Infeksi vagina yang disebabkan oleh jamur adalah, serangkaian kondisi medis yang dapat disebabkan oleh berbagai jenis mikroorganisme, yang hidup di daerah kewanitaan. Salah satu jamur yang sering mengakibatkan infeksi pada daerah kewanitaan ini, adalah “proliferasi” dari keluarga Candida Albicans, yaitu jenis jamur yang tumbuh dengan mudah di lingkungan lembab dan hangat. Kehadiran jamur ini pada daerah kewanitaan, akan menimbulkan ketidaknyamanan, karena jamur akan menyebabkan gejala, seperti: gatal, bau, mengakibatkan keputihan, dan meng-iritasi bibir vagina. Dan apabila aktivitas jamur ini terus berlangsung untuk waktu yang lama, maka akan menimbulkan masalah yang lebih serius, seperti nyeri dan kesulitan saat melakukan hubungan seksual.

Tetapi Kabar baiknya adalah, ada beberapa tips dan pengobatan alami yang dapat anda gunakan untuk menghindari terserang jenis penyakit atau infeksi oleh jamur ini:

1. Menjaga Daerah Kewanitaan Tetap Kering
Infeksi yang disebabkan oleh jamur vagina ini akan lebih mudah berkembang pada lingkungan yang terlalu lembab. Cobalah untuk menjaga daerah eksternal vagina agar tetap kering, yakinkan bahwa seluruh bagian vagina, sudah dalam keadaan kering setelah kamu pergi ke kamar mandi, baik sehabis mandi ataupun setelah buang air.

Perlu diingat bahwa daerah kewanitaan ini akan menciptakan kelembapannya sendiri dengan pelumasan alami, yang tidak menimbulkan risiko infeksi. Kelembaban ini juga harus tetap dijaga, karena perubahan yang terjadi akan meningkatkan resiko terkena penyakit.

2. Menggunakan Celana Dalam Yang Terbuat Dari Katun
Jenis kain yang digunakan dalam pembuatan pakaian dalam, umumnya berkaitan dengan perkembangan jamur ini. Kain yang menyerap kelembaban sehingga mencegah udara masuk, bisa menjadi tempat perkembangbiakan jamur.

Pakaian yang terbuat dari bahan katun, merupakan yang paling direkomendasikan untuk menjaga kebersihan daerah kewanitaan dan untuk mencegah panas dan kelembaban yang berlebihan. Anda juga harus menghindari mengenakan pakaian basah setelah keluar dari kolam renang, karena semakin lama Anda mengganti pakaian dalam anda, maka semakin tinggi pula resiko Anda tertular beberapa jenis infeksi jamur vagina. Anda juga harus membiasakan diri untuk mengenakan pakaian longgar, terutama jika Anda memiliki gejala-gejala kandidiasis (infeksi akibat aktivitas jamur candida albicans.

3. Menjaga Kebersihan dan Kehigienisan Daerah Kewanitaan
Kebersihan harian adalah kunci utama untuk mendapatkan kesehatan vagina yang baik. Cucilah daerah yang terinfeksi dengan menggunakan sabun unfragranced yang lembut dua kali sehari, untuk menjaga kebersihan dan kesehatan vagina anda. Pastikan juga untuk menjaga pakaian Anda tetap bersih dan kering, terutama ketika Anda sedang mengalami keputihan. Tak hanya itu saja, kamu juga harus selalu memastikan seluruh daerah kewanitaan tetap kering dan bersih saat anda pergi ke kamar mandi. Hal ini untuk menghindari penyebaran jamur dan bakteri.

4. Hindari Hubungan Seksual
Infeksi jamur memang bukan lah kondisi yang sangat serius, tapi lebih baik menghindari berhubungan seks untuk sementara selama anda masih dalam tahap penyembuhan. Berhubungan seks tanpa memerangi jamur terlebih dahulu, bisa membuat infeksi bertahan lebih lama. Dan bahkan bisa menyebabkan ketidaknyamanan pada pasangan Anda.

5. Tidak Menggunakan Wewangian
Menggunakan parfum, deodoran dan produk wewangian lainnya di area pribadi Anda, akan mempengaruhi perkembangan flora mikroba vagina dan juga bisa mempercepat pertumbuhan jamur. Bahan kimia dalam produk ini tidak sesuai dengan pH vagina, dan cenderung menyebabkan ketidakseimbangan yang bersifat berbahaya.

6. Memanfaatkan Plain Yoghurt
Yoghurt Plain adalah yogurt alami yang belum dibubuhi zat tambahan seperti, gula, pewarna, dan perisa. Yogurt ini kaya akan asam alami yang bermanfaat mengatur pH alami vagina. Ini adalah salah satu solusi paling populer terhadap kandidiasis dan infeksi bakteri, karena bakteri baik yang terdapat pada yogurt, mampu mencegah tindakan negatif, yang disebabkan oleh mikroorganisme jahat. Untuk mengatasi kondisi ini, sebaiknya anda mengkonsumsi satu porsi yoghurt dalam sehari. Anda dapat juga menggunakannya dengan cara mengoleskan yogurt ke daerah-daerah luar vagina.

7. Mencuci Daerah Kewanitaan Dengan Menggunakan Cuka Sari Apel
Sifat antimikroba dan anti-bakteri cuka sari apel berguna untuk melawan mikroorganisme yang menyebabkan berbagai jenis infeksi. Ketidak seimbangan asam yang mengatur pH vagina dan perubahan lingkungan diperlukan jamur untuk dapat berkembang. Dengan amenggunakan cuka sari apel ini, dapat membantu menenangkan gatal, kemerahan, dan produksi sel darah putih yang berlebihan. Berikut ini akan dijelaskan cara menggunakan cuka sari apel:

Bahan
– 2 sdm cuka sari apel (20 mL)
– 1 liter air hangat

Cara
– Encerkan dua sendok makan cuka sari apel ke dalam satu liter air hangat. Gunakan cairan ini untuk mencuci daerah eksternal vagina.
– Ulangi dua kali sehari sampai infeksi sembuh.

Jika, setelah beberapa hari pengobatan, Anda tidak mencapai hasil yang positif, anda harus berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan alternatif penyembuhan lainnya.

Categories: healthy