javascript hit counter

Bahaya Terlalu Banyak “Duduk” Dan Cara Menghindarinya

Mengapa Terlalu Banyak Duduk Buruk Bagi Anda dan Bagaimana Untuk menghindarinya?

Mungkin anda hanya melihat dan menganggap kursi yang biasa anda gunakan sehari-hari, khususnya di kantor sebagai benda atau furniture biasa, yang biasa anda gunakan untuk duduk. Namun, tanpa disadari, beberapa berita atau ungkapan mengenai pemakaian benda ini mulai bermunculan di mana-mana, salah satunya yaitu:

  • “Sitting Is The New Smoking”, ungkapan ini mengibaratkan bahwa “duduk” memiliki kemiripan dengan kegiatan merokok, yaitu: sama-sama menyebabkan kecanduan dan bahaya.
  • Duduk adalah sebuah penyakit.
  • Berhentilah duduk, sebelum membunuh Anda.

Ungkapan-ungkapan di atas tersebut membuktikan, bahwa “kursi” di kantor anda, tidak selamanya baik untuk anda. Duduk untuk waktu yang lama telah terbukti dapat meningkatkan resiko pengembangan penyakit diabetes, mengganggu sistem kardiovaskular atau mengakibatkan munculnya jenis kanker tertentu.

Bahaya Duduk Bagi Kesehatan

Para Ahli terkemuka setuju bahwa, tempat duduk dapat menyebabkan banyak efek negatif kesehatan, seperti halnya pada kegiatan merokok. Duduk untuk waktu yang lama diketahui dapat meningkatkan resiko mengembangkan diabetes, mengganggu sistem kardiovaskular, serta dapat menimbulkan penyakit kanker tertentu.

Sebuah studi yang melibatkan hampir 185.000 peserta, yang diterbitkan di American Journal of Epidemiology menyimpulkan, bahwa waktu yang dihabiskan untuk duduk dikaitkan dengan waktu kematian. Yang paling mengejutkan adalah: hasil studi ini didapat, tidak terlepas dari tingkat aktivitas fisik yang dilakukan para peserta itu sendiri. Resiko akibat tempat duduk ini menjadi cukup jelas, saat jurnal medis Australia menerbitkan artikel yang menyatakan bahwa, duduk lama di kursi mungkin “berbahaya” dan mendesak para dokter untuk mencari atau mempertimbangkan alternatif, yang bisa digunakan untuk mengatasi masalah ini.

Duduk — terutama duduk di kursi — mengambil peranan penting dalam kesehatan, karena pada dasarnya kegiatan ini memungkinkan tubuh untuk berhenti bekerja. Ketika Anda duduk di kursi, otot-otot Anda terlepas, otot pinggul menegang, dan tulang belakang menjadi kaku. Aliran darah dalam posisi duduk menjadi agak lambat, yang dapat mempengaruhi fungsi otak, kesehatan jantung, dan bahkan meningkatkan resiko pembekuan darah. Kursi Anda juga dapat menyebabkan penurunan dramatis dalam produksi enzim pembakaran lemak, untuk membakar kalori.

Kita diciptakan bukan hanya untuk duduk sepanjang hari. Kita dituntut untuk berkembang dan bergerak aktif. Ketika bangkit dari kursi, tubuh kita seperti mendapatkan panggilan untuk segera bangun. Pada saat berdiri, otot-otot harus berikatan agar dapat mengalirkan darah Anda. Anda akan menjadi lebih berenergi saat berdiri, pinggul lebih terbuka dan tulang belakang bebas untuk memutar.

Bagaimana Cara Mengurangi “Duduk” ?

Menangkal duduk sepanjang hari, bukan berarti anda harus berdiri sepanjang hari. Tubuh kita akan memberi respon yang baik ketika kita melakukan berbagai gerakan, seperti: berjalan, berdiri, membungkuk atau bahkan berjongkok. Mencari cara yang bervariasi untuk memposisikan tubuh Anda, bisa melawan kebiasaan duduk anda yang berlebihan. Berikut adalah beberapa cara-cara kreatif untuk meminimalisir pemakaian kursi anda untuk duduk, yang dapat Anda coba segera:

1. Lakukan aktivitas yang akan membuat Anda berdiri, seperti berbicara di telepon, meninjau dokumen atau memeriksa akun Facebook. Apapun aktivitas yang anda lakukan dengan berdiri, dapat membantu mengatasi kebiasaan duduk anda sepanjang hari.

2. Makan sambil berdiri. Duduk saat makan akan menambah waktu anda untuk duduk di kursi. Cobalah sarapan di meja dapur, atau mencari tempat yang memiliki meja yang lebih tinggi pada saat makan siang. Berdiri sambil makan tidak berarti bahwa Anda harus makan dengan cepat, atau memilih makanan yang tidak sehat atau makanan-makanan “miskin”.

3. Menghabiskan 15 menit untuk duduk di lantai. Dalam budaya duduk, orang dewasa cenderung tidak pernah duduk di lantai. Sebagai hasilnya, kita bisa kehilangan beberapa mobilitas atau pergerakan. Cobalah untuk mendapatkan mobilitas anda kembali dengan menghabiskan 15 menit setiap hari dengan duduk di lantai. Jika Anda memiliki anak, mereka akan lebih suka untuk bergabung dengan Anda di lantai, sekedar untuk membaca cerita atau bermain, menonton acara TV favorit Anda atau membaca sebuah buku.

4. Mendorong kursi Anda ke sisi meja Anda setiap malam. Keesokan paginya, posisi kursi anda yang seperti itu, akan mengingatkan anda, supaya tetap menggunakan kaki anda untuk berdiri beberapa waktu. Cobalah untuk merencanakan tugas pagi hari yang dapat dilakukan dengan berdiri dan berjalan. Memulai hari dengan menggunakan kaki Anda, dapat membantu untuk membangun tubuh Anda, dan membuat tubuh anda tetap termotivasi untuk menjadi aktif sepanjang hari.

 

Categories: healthy