javascript hit counter

Apa Yang Terjadi Pada Tubuh Jika Konsumsi Protein Berlebihan?

Hay guys, apa yang kamu pikirkan jika ingin membentuk badan yang ideal? Sudah pasti dong kamu memilih dan mengutamakan untuk memenuhi asupan yang kaya akan protein serta menurunkan porsi makanan yang mengandung karbohidrat ya guys. Karena protein memang sangat bersangkutan dengan pembentukan otot pada tubuh manusia. Tidak sedikit dari kita yang menganggap bahwa semakin banyak protein yang dikonsumsi, maka akan semakin bagus juga otot yang terbentuk pada tubuh manusia.

Wadduhhh, tampaknya presepsi semacam ini harus saya klarifikasi lewat artikel ini. Apakah itu satu pemikiran yang salah ya? Lantas apa saja yang bisa diakibatkan dengan mengkonsumsi yang disebutkan tadi? Sudah pasti dong, pertanyaan semacam ini akan timbul dari pemikiran kamu. Oke guys, saya akan meluruskan bahwa presepsi semacam itu salah besar.

Secara logika saja kita memikirkan sejenak tentang apa yang terlalu berlebihan, sangatlah tidak baik bagi keehatan tubuh manusia. Bahkan tidak hanya manusia saja, sudah pasti hewan juga sama halnya seperti manusia, ya’ bisa dibilang seperti kita mengkonsumsi protein yang sudah terlalu banyak. Sebab jika seorang makhluk hidup mengkonsumsi protein yang terlalu banyak akan mengakibatkan gangguan kesehatan. Ini sudah pasti ya guys.

Yang tadinya kamu menerapkan cara ini agar badan kamu langsing dan mendapatkan tubuh yang ideal. Akan tetapi dengan mengkonsumsi protein yang berlebih justru akan membuat lapisan pada perut atau seperti yang kita kenal, itu adalah lemak perut yang telah menimbun di dalam perut loh. Bahkan saya juga akan memberikan ulasan yang sedikit mengejutkan kamu, karena tidak hanya itu saja. Sebab akan menimbulkan dampak bagi kesehatan tubuh kamu, setelah terlalu banyak mengkonsumsi protein. Berikut Dampaknya :

Protein Disimpan Menjadi Lemak

Dampak yang pertama ini sudah kamu ketahui sebelumnya. Namun saya akan mengulasnya secara tuntas lagi. Seperti sama halnya dengan kebanyakan nutrisi lainnya, tubuh yang menyerap kelebihan protein dan menyimpannya sebagai lemak untuk selanjutnya dikeluarkan sebagai sebuah energi. Namun jika kelebihan protein ini tidak bisa disimpan sepenuhnya, maka sisa kalori akan diubah menjadi lemak.

Alasan yang pertama saja, apa sudah cukup untuk menguatkan bahwa presepsi kamu yang tadinya mengkonsumsi banyak protein akan melangsingkan tubuh kamu? Kalau alasan ini belum cukup kuat, saya masih punya alasan laiinnya.

Ginjal Dipaksa Bekerja Lebih Cepat

Nah, alasan yang ke-dua ini saya cukup akan sedikit menguatkan bahwa pemikiran kamu yang tadi itu salah guys. Kenapa Ginjal yang dipaksa untuk bekerja lebih cepat ya? Nih alasannya, saat kamu mencerna protein, maka ginjal akan bekerja untuk menghilangkan produk yang terpakai oleh tubuh. Jadi ketika kamu menelan sejumlah protein dalam porsi banyak, maka ginjal bisa menjadi stres dan dipaksa bekerja lebih cepat dari biasanya. Jika hal ini terus terjadi, maka dapat menyebabkan penyakit ginjal.

Mungkin alasan yang seperti saya katakan tadi, bahwa dengan mengkonsumsi banyak protein akan membuat Ginjal dipaksa bekerja lebih cepat. Apakah sudah menguatkan pemikiran kamu? kalau belum juga, mari kita lihat dampak selanjutnya guys.

Sering Merasa Haus

Apa kamu sering merasa haus? Dampak seperti ini juga membuktikan, kalau di Ginjal kamu itu sedang terjadi sesuatu atau masalah. Karena tubuh kamu yang akan menafsirkan kelebihan protein dan menunjukkan bahwa kamu dehidrasi loh guys. Maka dari itu kamu akan terus menerus merasakan haus saat akan mengkonsumsi protein dalam jumlah yang banyak. Ya’ bisa juga dikatakan bahwa rasa haus, bisa saja bahwa kamu terindikasi sebagai gejala awal dari penyakit Ginjal.

Waadduuhh.. sangat menakutkan sekali ya guys, bagaimana tidak menakutkan. Sebab, hanya memakan berlebihan protein saja, dampaknya bisa sampai ke ginjal loh guys. Apa kamu masih mau mengkonsumsi protein secara berlebihan? Ya’ itu terserah kamu aja ya, karena saya hanya bisa memberikan ulasan dampak dari berlebihnya mengkonsumsi protein. Tapi alangkah baiknya jika kamu menghindar sebelum terjatuh.

Bau Mulut

Pasti pada sebelumnya kamu mengira, bahwa bau mulut atau Halitosis disebabkan oleh kerusakan gigi saja. Karena dengan kelebihannya kamu mengkonsumsi protein juga bisa akan menyebabkan bau mulut loh guys, apalagi jika kamu mengkonsumsi protein dari hewan. Sebab, kalau kamu terlalu banyak makan daging akan membuat mulut kamu mengeluarkan aroma yang tidak enak di penciuman orang sekitar kamu.

Ini disebabkan bakteri yang sudah tumbuh dari daging yang kamu konsumsi tadi, ya’ memang enak sih kalau makan daging. Namun, ada baiknya juga jika kamu tidak mengkonsumsinya secara berlebihan, mengingat dampak yang sudah saya katakan diatas tadi. Makan daging sih boleh, tpi jang terlalu berlebihan ya guys.

Perut Kembung

Setiap makanan dengan kandungan protein yang sangat tinggi cenderung menyebabkan gangguan pencernaan. Karena sistem metabolisme tubuh dipaksa bekerja lebih ekstra untuk memecah protein dalam melepaskan protein sebagai kalori. Proses ini pun akan menyebabkan perut menjadi kembung. Hindari konsumsi protein berlebih jika tak ingin merasakan kembung.

Tentu yang satu ini sering kamu alami ya guys, saat kamu sudah melebihi asupan yang telah dianjurkan. Seperti yang saya katakan tadi, bahwa sesuatu yang berlebihan itu sangat lah tidak baik. Ya’ termasuk mengkonsumsi protein secara berlebihan.

Merasa Mual

Bahkan tak hanya kembung saja, konsumsi protein terlau banyak juga bisa menyebabkan perut merasa mual. Bila enzim pencernaan kamu tidak bisa mengikuti banyaknya protein yang diasup, maka mual pun bisa terjadi. Makanan berprotein tinggi tidak mudah dicerna oleh perut, hal ini pun yang akan memicu rasa mual dan kembung secara bersamaan. Saat seperti ini mungkin sangat tidak mengenakkan sekali pada waktu kamu makan ya guys.

Maka dari itu, konsumsi proteinnya hanya sekedar saja ya guys, biar tidak merasa mual. Sangat mengganggu aktivitas kamu jika mual terus terasa di sela-sela waktu kamu ya guys.

Kadar Gula Darah Bisa Meningkat

Protein yang dicerna oleh tubuh membutuhkan bantuan insulin untuk melakukan metabolisme. Insulin adalah hormon yang bertanggung jawab untuk mengatur gula darah, maka penggunaan insulin dalam mencerna protein bisa menyebabkan gangguan glukosa dalam darah. Berdasarkan beberapa penelitian menunjukkan, jika sejumlah besar protein berpotensi meningkatkan kadar Gula darah pada tubuh manusia.

Kamu tahu sendirikan, jika kadar gula darah sudah meningkat dalam tubuh, tentu ini sangat berbahaya bagi kesehatan kamu ya guys. Mending, urungkan niat kamu deh untuk mengkonsumsi protein yang berlebihan. karena sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Setelah mengetahui dampak dari mengkonsumsi protein secara berlebihan, apa kamu masih mau melebihi asupan kamu dengan berlebihan? tentu saja tidak ya guys, karena ini utnuk kesehatan kamu juga. Semoga artikel ini juga bisa memberikan manfaat yang besar bagi seluruh pembaca sekalian. Akhir kata saya ucapkan banyak terimakasih atas waktunya yang telah membaca artikel ini.

Categories: healthy