javascript hit counter

Kesalahan-kesalahan Yang Sering Terjadi Pada Saat Mandi

Pernahkah Anda sadar, bahwa terkadang ada hal-hal yang salah anda lakukan ketika sedang mandi, dan bahkan tidak menyadari bahwa hal tersebut tidak baik bagi kesehatan anda?

Mungkin anda akan mengatakan bahwa, tidak ada hal yang lebih menarik dan menyenangkan daripada mandi di pagi hari atau mandi dengan memakai minyak esensial di malam hari, yang sangat membantu anda untuk mendapatkan tidur yang santai, nyenyak, dan menyenangkan.

Kalau begitu, apa yang salah dengan kebiasaan mandi yang anda lakukan tersebut?

Sebenarnya, tanpa anda sadari, di dalam kebiasaan mandi yang setiap hari anda lakukan ternyata ada hal-hal yang salah yang dapat mempengaruhi kesehatan anda. Adapun kesalahan-kesalahan tersebut, antara lain:

1. Hati-hati Dengan Shower/ Bathtup Atau Pemakaian Air Yang Terlalu Panas Pada Saat Sedang Mandi

Mandi dengan air panas memang dapat membantu memberikan ketenangan, dan membuat tubuh menjadi lebih rileks saat tiba di rumah, setelah melakukan aktivitas di luar rumah seharian, yang menyebabkan tubuh terasa sangat lelah. Namun, jika suhu air yang digunakan pada saat mandi terlalu tinggi, dan anda mandi selama kurang lebih 15 atau 20 menit, ternyata bisa mempengaruhi kesehatan tubuh anda.

Adapun kesalahan dalam menggunakan air yang terlalu panas saat mandi, antara lain:

1. Anda sedang menjalankan resiko saat keluar dari kamar mandi, dan tidak memperhatikan bahwa perbedaan suhu yang sangat besar antara suhu di kamar mandi dan di luar, bisa membuat anda jatuh pingsan.
2. Air yang terlalu panas dapat membuat anda kehilangan minyak esensial anda sendiri, yang sangat diperlukan oleh kulit agar kulit tetap halus dan terhidrasi. Air panas akan membuka pori-pori kulit dan hal ini bisa saja membuat Anda menderita dekompensasi kecil (ketidakmampuan tubuh, terutama sistem peredaran darah, berfungsi dengan baik).
3. Lebih baik tidak berlama-lama di dalam air panas. Lima atau enam menit sudah cukup. Setelah itu, Anda dapat melanjutkan mandi dengan suhu yang hangat.

2. Berhati-hati Saat Waktu Pengeringan Tubuh

Sebagian orang, biasanya memiliki kebiasaan setelah keluar dari shower atau bathtub, kemudian mengambil dan mengeringkan tubuhnya dengan sangat bersemangat. Jika handuk yang digunakan tersebut dalam keadaan kering dan kasar, dan anda menggosokkannya dengan kuat pada tubuh anda, bisa menyebabkan iritasi pada kulit anda. Akan jauh lebih baik jika anda menggunakan handuk yang lembut, yang akan memungkinkan Anda untuk mengeringkan kulit dengan gerakan melingkar kecil dan lembut tanpa menyakiti kulit atau tubuh anda. Memakai baju handuk setelah mandi juga bisa memberikan efek nyaman, karena handuk tersebut akan membungkus hangat tubuh anda, dan bisa mengeringkan tubuh tanpa anda sadari.

3. Jaga Handuk Anda

Kadang-kadang bahaya yang timbul dari penggunaan handuk tidak hanya karena bisa mengiritasi kulit, tetapi resiko terbesar pada handuk adalah rentannya terhadap pertumbuhan bakteri dan kuman. Kelembaban merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan bakteri di handuk. Handuk yang anda gunakan sehabis mandi, biasanya tidak langsung kering. Kelembapan pada handuk biasanya menyebabkan bau, yang menandakan adanya aktivitas mikroorganisme atau bakteri di sana.
Untuk itu, sangat dianjurkan bagi anda, untuk mengganti handuk sesering mungkin. Hal ini bertujuan agar anda terhindar dari masalah iritasi kulit, maupun masalah kesehatan lainnya.

4. Resiko Menggunakan Terlalu Banyak Sabun

Ada perbedaan antara para pendukung bola yang sangat berkeringat karena beraktivitas di luar, dengan orang yang memiliki keringat yang lebih sedikit, dan memilih untuk mandi dengan cara yang sederhana. Semua bergantung pada keadaan orang itu masing-masing.

Ada beberapa yang suka menggunakan sabun secara berlebihan, dengan maksud untuk mendapatkan aroma tubuh yang wangi, tanpa menyadari bahwa sabun mengandung sejumlah besar alkohol dan bahan kimia lainnya, yang akan mengubah pH pada kulit, dan bisa menyebabkan penurunan kemampuan tubuh, untuk secara alami melawan bakteri dari luar. Memakai sabun secara berlebihan ini sungguh tidak baik. Anda hanya perlu menggunakannya pada takaran yang tepat, sehingga tidak menimbulkan masalah kesehatan.

5. Berhati-hati Dengan Spons

Menurut Ahli dermatologi, menggunakan spons yang baik untuk kulit adalah menggunakannya dua kali seminggu pada saat mandi, dan setelah selesai mandi, spons harus dikeringkan di bawah sinar matahari, untuk menghindari berkembangnya bakteri yang menyebabkan infeksi, jamur atau folikulitis pada kulit.

Cara terbaik untuk memakai sabun adalah menerapkan sabun dengan menggunakan tangan, dan dengan jumlah yang tepat. Anda dapat menggunakan sabun yang dibuat dengan gliserin dan gandum, yang bisa membantu merawat kulit Anda setiap hari, dengan menggosok ke kulit Anda langsung tanpa perlu menggunakan spons.

Categories: beauty