javascript hit counter

Melihat Si Gagah Perkasa Gajah Tangkahan

Tangkahan dikenal sebagai tempatnya gajah-gajah liar. Satu kegiatan unik yang jarang ditemukan di tempat wisata lain adalah kesempatan bisa memandikan gajah dan menungganginya sambil menjelajah hutan. Sungai yang berada di sini sangat jernih dan masih terjaga kebersihannya.

Tidak sulit menuju Tangkahan karena sudah tersedia bus yang siap mengantarkan sampai ke tujuan. Jika wisatawan dari luar pulau, setibanya di Bandara Kualanamu bisa menggunakan Damri ke Terminal Pinang Baris lalu dilanjutkan menuju Tangkahan dengan perjalanan empat sampai lima jam. Setiba di Tangkahan biasanya ada pemandu wisata yang siap mengantarkan ke berbagai tempat.

Untuk menuju lokasi terlebih dahulu harus melewati Sungai Batang Serangan yang memiliki arus cukup deras. Wisatawan bisa menggunakan rakit untuk menyeberang. Usahakan tetap waspada saat naik rakit namun tak perlu takut. Nikmati sensasi berada di atas rakit di tengah derasnya arus sunga.

Bagi yang berniat tinggal dalam beberapa hari, tak perlu khawatir karena telah tersedia berbagai tempat penginapan seperti Bamboo River Lodge, Green Lodge, Jungle Lodge, dan Tangkahan Inn. Harga penginapannya lumayan terjangkau namun tetap dengan kualitas serta pelayanan yang baik, berkisar Rp 100.000 – Rp 170.000. Tangkahan merupakan salah satu tempat tujuan wisata yang ada di provinsi Sumatera Utara yang beribukotakan Medan. Yang unik adalah: meski banyak dari kita yang belum mengetahui tempat wisata tangkahan ini, namun tempat wisata ini sudah lama dikenal oleh turis mancanegara.

Posisi tepat letak Tangkahan yaitu di antara dua desa yaitu Namo Sialang dan Sei Serdang kabupaten Langkat. Bagi warga kota Medan ketika mendengar kata Tangkahan pasti akan terngiang dengan binatang yang bernama “Gajah”. Ya, hal itu disebabkan karena Tangkahan dikenal sebagai tempatnya gajah-gajah liar dan sungainya sangat jernih dan masih terjaga kebersihannya.

Awal mulanya Tangkahan Langkat bukanlah sebuah tempat wisata. Tangkahan Langkat merupakan tempat pembalakan liar kayu hutan Taman Nasional Gunung Leuser. Pembalakan secara besar-besaran terjadi di tahun 1980 hingga 1990 an. Sampai akhirnya Lembaga non pemerintah flora fauna international memiliki inisiatif untuk menghentikan pembalakan liar tersebut. Langkah awalnya yaitu melakukan patroli secara aktif agar tidak terjadi pembalakan.

Wisatawan dapat menikmati keseruan bermain dengan gajah. Pertama, wisatawan diperlihatkan berbagai atraksi gajah. Setelah puas melihat atraksi, wisatawan dapat menaiki gajah selama berjam-jam. Saat menaiki gajah, wisatawan tidak dibiarkan sendiri karena ditemani pawang gajah yang siap siaga dibagian bawah.

Categories: animal